Renungan Aa Gym: As Salaam
Eramuslim - As-Salaam artinya AIIah Yang Mahaselamat, Mahasejahtera. Allah Mahaselamat dari segala kekurangan dan dari apa pun yang diduga orang tentang kekurangan-Nya. Sama sekali tidak bisa ditemukan celah kekurangan, kesalahan maupun aib pada as-Salaam.
"Dia-Iah Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Maha Raja Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, Yang Maha Mengaruniakan keamanan, Pemelihara Keselamatan, Yang Mahaperkasa, Yang Mahakuasa, Yang Memiliki Segala Keagungan. Mahasuci Allah dari apa pun yang mereka persekutukan" (QS. aI-Hasyr [59]: 23)
Pada ayat tersebut terdapat beberapa asma Allah. Nah, nama-nama dan sifat-sifat Allah mengandung nama dan sifat kesempurnaan. Contohnya, Yang Mahasuci. Dalam menghendaki sesuatu, Allah Mahasuci dan selamat dari segala hal yang buruk. Ini artinya jika Allah menginginkan sesuatu, pasti baik.

Seperti firman Allah Swt dalam al-Quran itu tidak ada bohong atau dusta. Semua firman Allah selamat dari kesia-siaan, aniaya, kezaliman, maupun dari satu titik yang keliru. Pokoknya sempurna.
Contoh lain, asma Allah al-'Aliim atau ilmu Allah. Bahwa tidak ada yang tidak diketahui oleh Allah. Allah Mahaselamat dan Mahasuci dari apapun yang tidak diketahui. Tidak ada yang lolos dari pengetahuan Allah. Semua pengetahuan yang ada diketahui oleh Allah, Misalnya, ilmu matematika yang paling rumit pasti diketahui Allah, karena ilmu itu juga ciptaan-Nya.
Begitu pula semua bahasa adalah ciptaan Allah, dan tidak ada huruf, titik, ataupun makna yang tersembunyi dari-Nya. Bagaimana struktur kromosom maupun DNA kita, struktur elektron dan proton, hingga satelit ataupun pesawat drone, semuanya dalam ilmu Allah.
Begitu pun Allah tidak lupa, atau tidak harus repot mengingat seluruh yang Dia ketahui. Allah sama sekali tidak memerlukan bantuan makhluk untuk mengingatkan" Nya. Tidak seperti kita yang seringkali dibantu orang lain untuk mengingat sesuatu. Kalau kita bahkan kadang sampai membuat orang yang membantu pun ikut pusing' karena kita sendiri tidak ingat-ingat
Allah tidak bisa disamakan dengan makhluk. Dia as-Salaam. Ilmu dan pengetahuan A'lah sempurna dan meliputi segala-galanya. Demikian dengan Asma Allah yang lain. Seperti aI-Hayyu, Yang Maha Hidup. Allah Mahaselamat dari apa pun kekurangan dalam kesempurnaan Yang Maha Hidup.Tidak ada kantuk, tidur, apalagi kematian bagi Allah SWT.

Allah aI-Qayyuum, Yang Maha Berdiri Sendiri mengurus segaIa-galanya terus-menerus. Allah selamat dari kerumitan dalam mengurus makhluk-makhlukNya. Dia tidak lelah, letih, atau pusing, walaupun yang diurus-Nya adalah makhluk seperti kita yang suka rewel dan tidak jelas.
Allah mengurus dan mencukupi langit dan bumi tanpa memerlukan bala bantuan siapapun, dan Dia selamat dari keperluan apa pun. Allah Mahakaya. Seluruhnya milik Allah, dan kita atau semua makhluk hanya menumpang saja. Seluruhnya hanya titipan-Nya. Jadi, seperti orang yang pernah menyumbang 350 milyar dolar harus biasa saja. Karena uang itu milik Allah, dan kekayaan-Nya juga tidak bertambah dengan disumbang milyuner.
Dia-lah Pemilik Kerajaan langit dan bumi, aI-Maalikul Mulk. Dia Mahaselamat dari keperluan maupun ancaman. Dalam bentuk apa pun dan oleh siapa pun, Allah Swt sama sekali tidak terancam. Karena bagaimana mungkin Allah terancam oleh makhluk yang Dia ciptakan? Sedangkan yang memberi makan, mengalirkan darah atau memberi oksigen kepada makhluk adalah Allah? Kalau Allah berkehendak, maka amat sangat gampang Dia mematikan kita.
Allah Mahaselamat dari segala kekurangan maupun kesalahan. Oleh sebab itu, kita tidak boleh berpikir Allah membutuhkan bantuan.
Mungkin ada yang bertanya, "Lalu mengapa Allah menciptakan malaikat? "Sesuka Allah saja, dan tidak usah dipertanyakan. Sebagaimana pertanyaan,"Mengapa Allah menciptakan dan masih tetap mengurus kita yang suka rewel? "Kita tidak boleh mempertanyakan mengapa Allah menciptakan, karena Allah menciptakan sesuka-Nya saja dan pasti baik, Allah as-Salaam. (inilah)