free hit counters
 

Resensi Buku : PreOrder The Satanic Finance , Eramuslim Digest Edisi 8

Redaksi – Rabu, 12 Rajab 1440 H / 20 Maret 2019 10:16 WIB

Setelah kehancuran Khilafah Islamiyah Turki Utsmani tahun 1924, yahudi mengubah uang dinar emas dan dirham perak menjadi kertas-kertas bergambar (uang hampa/fiat money) yang berbeda sebutan untuk masing-masing negeri dan mengatur nilai takaran sesuai hawa nafsunya.

Dalam protokolat zionis yang disusun di kediaman sir meyer amschell Rothschild di tahun 1773 dan disahkan penggunaannya sebagai agenda bersama zionis yahudi dalam konferensi zionis internasional di swiss tahun 1897, disebutkan bahwa penguasaan dan penggunaan uang sebagai senjata penguasaan manusia. (eramuslim digest, The Satanic Finance, edisi 8)Dalam butir ke-3 protokolat zionis berbunyi, “Kekuatan uang selalu bisa mengalahkan segalanya. Agama yang bisa menguasai rakyat pada masa lalu, kini mulai digulung dengan kampanye kebebasan. Namun rakyat banyak tidak tahu harus bagaimana dengan kebebasan itu. Inilah tugas konspirasi untuk mengisinya demi kekuasaan dengan kekuatan uang”.Melalui sebuah negara yang dibuatnya yaitu amerika (uncle sam), yahudi memainkan konspirasinya. Siapa uncle sam? Yaitu samiri yang membuat patung sapi untuk disembah ketika Nabi Musa meninggalkan kaum Bani Israil selama 40 hari.Kemudian dibuatlah The Fed (The Federal Reserve System) yang menjadi panglima besar sistem keuangan riba beserta prajurit-prajurit bank sentralnya yang ditanam di seluruh penjuru dunia mampu “menyihir” manusia dengan menganggap kertas bergambar sama dengan emas dan perak dan menjadikan dollar amerika sebagai parameter takaran nilainya (dolarisasi).Maka kapanpun, dengan hitungan detik, yahudi bisa menjatuhkan nilai kertas sebuah negeri terhadap dollar amerika. Kalau membangkang, ya dijatuhkan nilai kertasnya sehingga menimbulkan ketidakpercayaan dari rakyatnya, tapi kalau tunduk dan patuh maka nilai tukarnya dibuat seolah stabil.Sungguh permainan yang busuk tapi sayangnya kita tidak bisa melihatnya karena dididik dengan ilmu dan sistem pendidikan buatan mereka juga, ya jadinya menganggap seperti tidak terjadi apa-apa dan tidak merasa disihir dan dibodohi malah cara berpikir dan bertindak jadi mirip dengan mereka.Maka selama kita menganggap kertas bergambar itu berharga, bekerja siang malam banting tulang untuk mendapatkannya, menyimpan dan menggunakannya dalam perdagangan maka selama itu pula kita membiayai perjuangan konspirasi yahudi yang ingin menjadikan penduduk dunia menjadi budak pelayan bagi mereka.Maka pernah ada kampanye “one man one dolar” dengan tujuan ingin menyelamatkan Palestin. Padahal dengan kampanye tersebut, justru semakin menguatkan yahudi untuk menghancurkan penduduk muslim Palestin. Kalau mau, dirubah menjadi “one man one gold dinar” atau “one man one silver dirham”.Dan kampanye “boikot produk-produk yahudi” pun belum cukup selama kita masih membeli barang dengan kertas-kertas bergambar buatan mereka. Kekuatan inti mereka bukan di produk tapi di alat tukar. Alat tukar inilah yang menjadi kekuatan terbesar yahudi untuk menjajah dunia.

Ingin membaca lebih lanjut…silahkan jangan tertinggal memesan dan mendaftar nama anda sebagai pemesan PreOrder Eramuslim Digest 8 …

No ISBN : 9-771978-509703

Isi : 140 Halaman (Full Color)

Ukuran : 17,5 x 25,5 cm

Penerbit : Eramuslim

Berat : 500 gr

Harga PreOrder : Rp. 80.000 (di luar ongkir), akan terbit paling lambat insyaAllah  di tanggal 5 April 2019.

Pemesanan lebih dari 20 eksemplar : 20% dari harga preorder (di luar ongkir)

Untuk pendaftaran pemesan,  bisa dengan WA/sms/email dengan dituliskan nama, alamat dan jumlah pemesanan ke: 085811922988 email : [email protected]com

Daftarkan nama anda , dan Pembayaran/transfer atas pemesanan bisa dilakukan saat ini hingga paling lambat tanggal 30 maret 2019.

Resensi Buku Terbaru

blog comments powered by Disqus