eramuslim

Jatuh Cinta Atau Membangkitkan Cinta?

Dari mana datangnya lintah

dari sawah turun ke kali

dari mana daangnya cinta

dari mata turun ke hati

Sebait pantun tersebut sudah sejak lama sudah dikenal. Sebuah bait yang menggambarkan bagamaina proses munculnya cinta. Dari sebuah pandangan mata kemudian memunculkan perasaan di hati. Mungkin karena berawal dari pandangan, maka muncullah istilah cinta pada pandangan pertama.

Kenapa harus ada kata "jatuh" sebelum kata "cinta"? Padahal dua kata itu sangat berlawanan maknanya. Kata "jatuh" beraura negatif. Siapa pun yang terjatuh pasti akan terluka atau merasakan rasa sakit. Sementara kata "cinta", beraura positif. Siapa pun yang merasakannya pasti akan bahagia.

Kanapa kata "jatuh" dan "cinta" itu digabung? Apa mungkin untuk menggambarkan dua perasaan yang saling betolak belakang? Jika cinta seseorang berbalas cinta pula dari orang yang dicintainya, maka kisahnya akan berujung sebuah kebahagiaan. Namun sebaliknya, jika cinta seseorang bertepuk sebelah tangan, maka kisahnya mungkin berujung sebuah kesedihan yang mungkin akan berlanjut kisah pejuang cinta dengan semangat bahwa cinta harus diperjuangkan atau dengan kisah keikhlasan melepas sang pujaan dengan alasan bahwa cinta tak harus memiliki.

Kembali ke bagian awal, bahwa cinta itu berawal dari pandangan mata, maka biasanya, yang menyebabkan jatuh cinta adalah segala sesuatu yang bisa dirasakan secara fisik semisal ketampanan atau kecantikan, kecocokan sifat, dan sebagainya. Namun sudah menjadi sunnatullah bahwa segala sesuatu di dalam hidup ini pasti berubah-ubah. Maka penyebab jatuh cinta yang berupa fisik itu pastinya akan berubah pula. Yang cantik dan tampan, lambat laun akan hilang. sifat dan sikap pun mungkin akan berubah secara perlahan mengikuti situasi dan kondisi. Karenya mungkin jatuh cinta akan jauh lebih mudah daripada mempertahankannya.

Membangkitkan cinta mungkin kebalikan dari jatuh cinta. Jika jatuh cinta penyebabnya dari luar diri seseorang berupa apa yang dilihat atau dirasakan, maka membangkitkan cinta bersumber dari dalam diri seseorang tanpa terpengaruh apa yang dilihat dan apa yang dirasakan. Tak kan jatuh cinta seseorang yang tak menemukan keindahan dan merasakan keindahan. Sedangkan seseorang yang membangkitkan cinta akan selalu menemukan bahwa apa yang dilihatnya, apa yang dirasakannya adalah keindahan dan kebaikan. Jika tidak, dia akan berusaha untuk menjadikannya indah dan baik dengan cara yang indah dan baik pula.

Seandainya kita sudah bisa membangkitkan cinta, mungkin kita kan mudah untuk mengamalkan bait-bait ini ...

aku mencintaimu, maka kau menjadi cantik

tak perlu lagi aku melirik

apalagi membidik

bila ada yang datang pun pasti kutampik

karena tak ada lagi ruang berbilik

di hatiku dan di waktuku yang terus berdetik

aku mencintaimu, maka kau terlihat anggun

membuatku selalu tertegun

menatapmu laksana tersiram embun

yang terkumpul dari ujung-ujung dedaun

pergi sudah gelisahku ke ilalang rimbun

yang tinggal hanya kebahagiaan menahun

aku mencintaimu, maka kau berparas jelita

tanpa perlu ada mahkota

tanpa perlu gaun para putri raja

tanpa perlu riasan pipi merona

karena apa yang kau punya

menenggelamkan segalanya

tak ingin aku mencintaimu karena kau cantik

karena sang waktu akan membuatmu menarik

tak ingin aku mencintaimu karena kau anggun

karena aku tak bisa menikmatinya lagi ketika mataku rabun

tak ingin aku mencintaimu karena kau berparas jelita

karena perjalanan masa kan segera memudarkannya

****

karena aku mencintaimu, maka kau menjadi tampan

tak perlu aku mengalihkan pandangan

apa lagi mengharap datangnya seorang pangeran

bila ada yang datang pun pasti kusingkirkan

karena tak ada lagi ruang yang tersisakan

di hatiku dan di waktuku yang terus berjalan

karena aku mencintaimu, maka kau terlihat sempurna

tanpa perlu kau mengenakan pakaian kebesaran raja

tanpa perlu kau bertahta di singgasana

tanpa perlu kau tinggal di istana

karena apa yang kau punya

ibarat dunia seisinya

karena aku mencntaimu, maka kau terlihat gagah

membuatku selalu terperangah

pandanganku seolah tak ingin berkedip atau pun pindah arah

hilang semua gundah gelisah

tersingkir jauh oleh air bah

bersamamu segalanya menjadi indah

tak ingin aku mencintaimu karena kau tampan

karena sang waktu akan membuatmu tak lagi rupawan

tak ingin aku mencintaimu karena kau sempurna

karena kesempurnaan bukanlah milik manusia

tak ingin aku mencintaimu karena kau gagah

karena perjalanan masa kan segera membuatnya punah


Yang ternyata sulit, tapi bukanlah mustahil.....


http://jampang.multiply.com