eramuslim

Ritual Misterius Jubah Putih di Puncak Lawu Bikin Pendaki Merinding, Disparpora Angkat Suara

Sebuah video yang menampilkan rombongan pendaki berpakaian putih di Gunung Lawu, Jawa Tengah, viral di media sosial. Video yang diunggah akun TikTok @adtyaaidrt pada Minggu (13/7/2025) itu telah ditonton lebih dari 2,8 juta kali.

Eramuslim.com - Dandang Adi Pratama, remaja 17 tahun asal Kebumen, tak menyangka pendakiannya ke Gunung Lawu via jalur Cemoro Sewu pada Jumat, 11 Juli 2025, berubah menjadi pengalaman spiritual yang menegangkan. Tiba di puncak sekitar pukul 09.30 WIB setelah berangkat pukul 06.30 WIB, ia mendapati sekitar 50 orang berpakaian serba putih tengah bersiap melakukan ritual di Puncak Hargo Dumilah.

“Sampai puncak langsung lihat orang pakai jubah putih, sudah siap-siap ritual,” ujar Dandang, Senin (14/7/2025).

Menurutnya, rombongan tersebut terdiri dari berbagai usia, mulai anak-anak hingga dewasa. Ritual berlangsung sekitar dua jam, dari pukul 10.30 hingga 12.30 WIB. Dandang memilih menunggu hingga selesai sebagai bentuk penghormatan. Ia menambahkan, peserta ritual tidak mendaki lewat jalur yang sama dengannya dan sempat memberi arahan kepada pendaki lain untuk mencari jalan alternatif di sekitar lokasi.

Usai ritual, sebagian peserta langsung turun, sementara lainnya berfoto. Bagi Dandang, ini merupakan pengalaman pertama melihat langsung ritual massal di gunung, meskipun ia mengaku sering mengalami kejadian mistis saat mendaki.

Kejadian ini langsung mendapat sorotan dari Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar. Kepala Disparpora, Hari Purnomo, menilai ritual dalam skala besar di puncak Lawu tidak semestinya dilakukan karena area tersebut merupakan jalur umum pendakian, bukan lokasi ibadah khusus.

“Gunung Lawu itu jalur pendakian, bukan tempat ibadah,” tegas Hari.

Ia menyebut petugas di pos Cemoro Sewu maupun Ceto tidak mencatat identitas lengkap rombongan, karena mereka masuk dengan pakaian pendakian biasa sehari sebelumnya. Menurut Hari, ritual di Lawu memang biasa terjadi pada malam 1 Suro, tapi biasanya dilakukan individu atau kelompok kecil yang tidak mencolok.

“Aktivitas mereka berbeda dari kelompok kepercayaan yang biasanya beribadah di sana,” ujarnya.

Fenomena ritual besar dengan jubah putih ini baru pertama kali terjadi di Lawu dan langsung memantik diskusi publik soal etika, spiritualitas, dan pemanfaatan ruang publik di kawasan wisata alam.

Sumber: Kompas.com