eramuslim

Said Didu: Riza Chalid dan HB Bukan Pemain Baru, Korupsi Pertamina Diduga Libatkan Aktor di Balik Layar

Eramuslim.com - Penetapan tersangka terhadap pengusaha Riza Chalid (MRC) dan seorang berinisial HB oleh Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan korupsi di Pertamina kembali membuka tabir lama soal jaringan mafia energi di Indonesia.

Muhammad Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN, menegaskan bahwa keduanya bukanlah nama baru. Dalam cuitan di platform X, Sabtu (12/7/2025), Said menyebut MRC dan HB sudah dikenal luas sebagai bagian dari jaringan mafia yang telah bercokol di tubuh Pertamina selama lebih dari dua dekade.

“Duet MRC dan HB ini sudah lebih dari 20 tahun bermain di sektor energi. Mereka sempat redup, tapi kembali muncul sejak 2017 di era Jokowi,” tulis Said Didu.

Ia menilai kasus korupsi yang tengah diusut saat ini bukanlah praktik biasa. Menurutnya, ini adalah skema besar yang melibatkan aktor-aktor kuat, dan mereka yang kini ditetapkan sebagai tersangka kemungkinan besar hanya operator lapangan.

“Yang sekarang ditetapkan tersangka kemungkinan baru perancang dan operator. Aktor intelektualnya belum tersentuh,” tegasnya.

Lebih jauh, Said menduga skandal ini tidak mungkin terjadi tanpa dukungan atau setidaknya pengetahuan dari pihak-pihak yang lebih tinggi dari manajemen Pertamina.

“Korupsi sebesar ini sangat mungkin diatur oleh orang-orang di atas struktur Pertamina, bahkan mungkin diketahui oleh elite penguasa,” ungkapnya.

Ia mengingatkan, hampir semua korupsi besar di BUMN energi sepanjang sejarah tak lepas dari ‘restu’ kekuasaan. Untuk itu, ia menantang Presiden Jokowi agar menunjukkan komitmen nyata dalam pemberantasan korupsi.

“Kita lihat apakah Presiden berani menuntaskan kasus ini hingga ke aktor puncaknya. Ini jadi ujian serius dalam memerangi korupsi,” pungkasnya.

Sumber: fajar.co.id