eramuslim

Satu Orang Selamat dari Kecelakaan Pesawat Air India Tewaskan 241 Orang

Eramuslim.com - Amy Leversidge, Sekretaris Jenderal British Airline Pilots’ Association, menyampaikan bahwa “para pilot di seluruh dunia sangat berduka” atas berita kecelakaan pesawat Air India ini.

“Penting untuk dilakukan investigasi menyeluruh dan penuh tanpa campur tangan atau spekulasi yang tidak membantu terkait faktor penyebab, agar tragedi serupa tidak terulang di masa depan,” ujar Leversidge dalam pernyataannya.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, penyebab kecelakaan masih belum jelas karena investigasi masih berlangsung. Ahmedabad adalah kota terbesar di provinsi Gujarat, India barat, sekitar 500 km di utara Mumbai.

Todd Curtis, CEO airsafe.com dan mantan insinyur keselamatan di Boeing, menjelaskan kepada Al Jazeera tentang analisis awalnya atas insiden ini. Ia mengatakan bahwa berdasarkan video yang ia lihat, pesawat melaju normal di landasan, namun setelah lepas landas, pesawat tidak naik lebih tinggi, malah cepat sekali datar dan kemudian perlahan-lahan menurun — artinya saat menurun, pesawat masih “dalam kendali”.

Curtis tidak melihat adanya “kobaran api atau bagian pesawat yang terlepas”, namun kesaksian saksi mata menyebut adanya ledakan. Hal ini membuatnya menduga bahwa sesuatu terjadi di akhir proses lepas landas, dan pesawat sudah terlalu jauh di landasan untuk bisa berhenti.

Ia juga mencatat bahwa roda pendaratan tampaknya tetap terbuka selama pesawat mengudara. Padahal, biasanya dalam waktu 30 detik setelah lepas landas, roda sudah dinaikkan. Fakta bahwa tidak ada upaya untuk menaikkan roda, menurutnya, mengindikasikan bahwa “terjadi kegagalan serius di awal penerbangan”.

Ahmedabad, yang terletak di tepi Sungai Sabarmati, berpenduduk sekitar 7,4 juta jiwa menurut data resmi. Bandara kota ini dikenal dengan nama resmi Sardar Vallabhbhai Patel International Airport dan terletak di timur laut kota.

“Dengan sangat menyesal kami sampaikan bahwa dari 242 orang di dalam pesawat, 241 telah dipastikan meninggal dunia. Satu-satunya korban selamat saat ini sedang dirawat di rumah sakit,” ujar Air India dalam pembaruan terbaru mengenai kecelakaan tersebut.

“Korban selamat merupakan warga negara Inggris keturunan India,” tambah pernyataan tersebut.

Maskapai juga mengonfirmasi bahwa pesawat tersebut membawa 230 penumpang dan 12 kru saat kecelakaan terjadi.

Air India menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga para korban. Fokus utama kami sekarang sepenuhnya tertuju pada kebutuhan semua pihak yang terdampak, keluarga, dan orang-orang terkasih mereka.

Sumber: Aljazeera