eramuslim

“Saya Mualaf dan Terinspirasi Zakir Naik” Mualaf Ini Temukan Logika dan Keyakinan Lewat Zakir Naik

Kedatangan ulama internasional asal India, Dr. Zakir Naik, dalam rangkaian tur dakwahnya di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, pada Kamis, 10 Juli 2025, disambut antusias ribuan warga. Salah satu yang hadir adalah Nana R Sari, seorang mualaf yang datang seorang diri untuk menyimak ceramah tokoh yang selama ini ia kagumi.

Nana mengaku mengenal Zakir Naik melalui kanal YouTube dan merasa ceramah-ceramahnya sangat masuk akal. Ia menilai kekuatan Zakir Naik terletak pada kemampuannya menghafal kitab lintas agama dan menyampaikan argumen dengan logika yang kuat.

“Ajarannya banyak yang sejalan dengan logika saya. Lebih dari 80 persen saya setuju. Meski ada yang tidak saya sepaham, saya tetap menghargainya,” ujar Nana.

Wanita asal Malang itu juga menceritakan bahwa ia menjadi mualaf bukan karena paksaan, melainkan karena pencarian pribadi yang mendalam. Ia pun merasa bersyukur bisa menyaksikan langsung Zakir Naik berdakwah di kotanya, yang jarang disinggahi tokoh Muslim internasional.

Terkait kontroversi yang kerap menyertai Zakir Naik, Nana menilai hal itu bergantung pada sudut pandang masing-masing. Ia mengimbau agar sesama Muslim bisa saling menghormati, terutama saat berhadapan dengan perbedaan pemikiran dalam satu agama.

“Sayangnya masih ada umat Muslim sendiri yang menolak beliau. Padahal kita seharusnya bisa lebih toleran satu sama lain,” ujarnya.

Tur dakwah Zakir Naik di Indonesia dimulai dari Solo pada 8 Juli, kemudian berlanjut ke Malang, Bandung (12-13 Juli), dan ditutup di Jakarta (18-19 Juli). Namun, kehadirannya tidak sepenuhnya diterima. Komunitas Arek Malang Bersuara telah menyatakan penolakan terhadap ceramah Zakir Naik dengan menyurati Komisi A DPRD Kota Malang pada 8 Juli lalu.

Sumber: detik.com