Sayap Pemuda Ikhwan Mesir Berencana "Memberontak" Terhadap Pimpinan Ikhwan
Sekelompok anak muda yang berjumlah sekitar 2000 orang dan merupakan anggota-anggota pemuda jamaah Ikhwanul Muslimin mengatakan mereka merencanakan akan mengadakan "pemberontakan" melawan kelompok majelis Biro Bimbingan (maktab al-irsyad) dan Dewan Syura pada tanggal 17 Maret mendatang untuk menuntut pembubaran kedua badan elit jamaah tersebut.
Anggota pemuda Ikhwan mengatakan tidak ada alasan mengapa dua lembaga tinggi jamaah Ikhwan tersebut harus bekerja secara rahasia lagi, dengan mempertimbangkan telah adanya "gelombang kebebasan" yang disaksikan oleh rakyat Mesir menyusul pemberontakan 25 Januari yang menyebabkan pengusiran presiden Hosni Mubarak pada tanggal 11 Februari lalu.
Anggota pemuda Ikhwan mengatakan peran dua lembaga itu sebaiknya harus dibatasi hanya untuk menyampaikan dan memberitakan ajaran pendiri Ikhwanul Muslim Hassan al-Banna.
Mereka juga menuntut pembentukan mandat komite transisi dengan mengarahkan urusan kelompok Ikhwan sampai dewan baru dapat dipilih. Mereka telah menyarankan bahwa komite yang diusulkan dipimpin oleh Muhammad Mahdi Akef, mursyid 'Aam Ikhwan sebelumnya.
Kelompok anggota sayap pemuda Ikhwan ini juga mengancam akan mengadakan aksi 'demo' terbuka jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. Mereka mengatakan mereka mengharapkan adanya "perubahan" organisasi dalam tubuh jamaah Ikhwanul Muslimin pada April mendatang, ketika mereka akan memulai mengambil langkah-langkah yang bertujuan "memodernisasi" jamaah Ikhwan dan aktivitasnya. (fq/almasryalyoum)