eramuslim

Sekjen PSSI Yunus Nusi Ditunjuk Jadi Komisaris Independen PT Angkasa Pura Indonesia

Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 17 September 2024. Komisi III DPR RI menyetujui pemberian kewarganegaraan Republik Indonesia kepada Eliano Johannes Reijnders dan Mees Victor Joseph Hilgers. TEMPO/M Taufan Rengganis

Eramuslim.com - Menteri BUMN Erick Thohir resmi menunjuk Yunus Nusi, Sekretaris Jenderal PSSI, sebagai Komisaris Independen PT Angkasa Pura Indonesia Tbk (APIA). Penunjukan tersebut berdasarkan SK Menteri BUMN Nomor SK-197/MBU/07/2025, bersama dengan keputusan pemegang saham APIA yang diwakili PT Aviasi Pariwisata Indonesia pada 4 Juli 2025.

Informasi ini diumumkan ke publik melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 10 Juli 2025.

Selain Yunus, Erick Thohir juga menetapkan Elly Engelbert Lasut sebagai anggota dewan komisaris perusahaan yang kini dikenal dengan nama InJourney.

Yunus Nusi bukanlah nama baru dalam dunia olahraga Indonesia, khususnya sepak bola. Pria kelahiran Gorontalo, 30 Januari 1970 ini telah aktif di PSSI sejak 2016 dan sempat menjabat sebagai anggota Exco PSSI, Ketua Asprov PSSI Kalimantan Timur, dan Pelaksana Tugas Sekjen PSSI sejak April 2020.

Ia juga sempat terpilih sebagai Wakil Ketua Umum PSSI pada Kongres Luar Biasa 2023, meski kemudian mengundurkan diri dan digantikan oleh Zainudin Amali.

Sebelum berkiprah di federasi nasional, Yunus dikenal sebagai Direktur Bisnis Persisam Samarinda (2009–2014), dan pernah menjabat Sekretaris Umum Taekwondo Indonesia Kaltim, serta pengurus KONI Kalimantan Timur.

Dengan latar belakang yang kuat di manajemen olahraga dan organisasi, pengangkatan Yunus ke jajaran komisaris APIA dinilai menjadi bagian dari upaya Kementerian BUMN untuk memperkuat sinergi sektor pariwisata dan olahraga melalui PT Angkasa Pura Indonesia.

Sumber: Tempo.co