Serukan Perang, PBB Desak Amerika-Rusia Bersatu Habisi Mujahidin Di Suriah
Eramuslim – Penasihat Politik PBB untuk Suriah, Vitaly Naumkin, mengatakan bahwa Amerika Serikat di bawah pemerintahan Trump dan Rusia pada akhirnya akan berkerjasama dalam peperangan melawan mujahidin Islam di Suriah.
“Negara-negara di dunia saat ini siap diajak saling bekerjasama untuk membebaskan kota Palmyra dari mujahidin Suriah. Dan lebih umum lagi dalam perang melawan terorisme secara meluas dan lebih baik,” klaim Naumkin dalam sebuah wawancara dengan saluran RTL Rusia pada hari Selasa (31/01).
Naumkin melanjutkan, “Saya berharap kerjasama antara Rusia dan Amerika Serikat dapat terjalin. Ini pasti akan terjadi dalam waktu mendatang. Mungkin kerjasama tersebut akan menyentuh daerah Al-Bab, Raqqah, dan Deir az-Zour. Namun saya yakin kerjasama ini pasti akan terjadi. Inilah janji Donald Trump selama kampanye pemilihan presiden,” ujar pria asal Rusia.
Sementara itu terkait perundingan Jenewa, utusan PBB untuk Suriah, Staffan De Mistura, mengatakan bahwa tidak ada yang disembunyikan di balik penundaan diskusi di Jenewa jilid III.
Tercatat sudah 3 kali perundingan berskala internasional diadakan untuk mengakhiri konflik di Suriah. akan tetapi ini semua gagal setelah rezim Assad bersama milisi Syiah terus melanggar perjanjian gencatan senjata. (Kiblat/Ram)