Setelah Benua Amerika, Kini Giliran Eropa Diambang Wabah Virus Zika
Eramuslim – Kamis malam 4 Januari 2016, otoritas Kesehatan Spanyol mengumumkan kasus penularan pertama Virus Zika yang terjadi di Benua Eropa, setelah seorang wanita yang sedang mengandung dinyatakan positif tertular virus.
Seperti dilansir Sky News dari keterangan Departemen Kesehatan Spanyol menyatakan bahwa telah ditemukan 7 kasus positif terjangkit Virus Zika, termasuk seorang wanita hamil asal Catalonia yang baru saja kembali dari Kolombia.
Departemen Kesehatan Spanyol menduga wanita tersebut tertular saat pergi ke Kolumbia, dan khawatir akan dapat menjadi wabah luar biasa di Negeri Matador.
Menurut catatan Depkes Spanyol, ada 3 kasus yang berasal dari Catalonia, sedangkan seisanya sebanyak 2 kasus berasal dari daerah Castile and Leon, seorang di Murcia dan penderita ke 7 berasal dari kota Madrid.
Perlu diketahui bahwa pada awal Februari 2015, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan keadaan status darurat dunia akibat Virus Zika yang dibawa oleh nyamuk jenis Tiger, setelah menginfeksi 4 juta orang di 23 negara Amerika Latin.
Seperti dilansir dari laman resmi Depkes RI menyatakan bahwa bahaya terbesar dari serangan Virus Zika Virus justru muncul pada ibu hamil, karena ibu hamil yang positif memiliki virus tersebut kemungkinan dapat menularkan virus pada janin selama masa dalam kandungan.
Virus ini di duga kuat akan menyerang jaringan otot dan sistem saraf termasuk sistem saraf pusat di otak dari janin, dan menyebabkan bayi lahir dalam keadaan cacat mikrosefalus (ukuran otak yang kecil). (Rassd/Ram)