eramuslim

Situs DPR Sering Down, Sekjen Klaim Jadi Target Ribuan Serangan Hacker

Rapat Paripurna DPR ke-24 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2024-2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 15 Juli 2025. Tempo/Amston Probel

Eramuslim.com - Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar, mengungkap bahwa situs resmi DPR kerap menjadi sasaran serangan siber. Akibatnya, laman parlemen sering kali tidak dapat diakses publik karena sistem harus dimatikan sementara guna mencegah kerusakan lebih lanjut.

“Sering sekali, ratusan bahkan ribuan kali upaya hacking terjadi ke website DPR,” ujar Indra di Kompleks Parlemen, Kamis, 17 Juli 2025. Menurutnya, setiap kali serangan terdeteksi, pihaknya berkonsultasi dengan lembaga teknis yang akhirnya menyarankan untuk mematikan server sementara. “Kalau tidak dimatikan, sistem bisa jebol,” ujarnya.

Indra mengakui hal ini menyebabkan gangguan akses terhadap dokumen-dokumen legislasi penting. Salah satunya, pada Rabu malam, 16 Juli 2025, situs DPR tak bisa diakses, membuat sejumlah pihak kesulitan mencari dokumen revisi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Menanggapi kritik, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman membantah adanya dokumen yang hilang. Ia menyebut semua berkas revisi KUHAP telah diunggah secara lengkap di laman resmi DPR.

“Semua dokumen dari draf, DIM, notulensi rapat panja, sampai rapat dengar pendapat sudah tersedia,” kata politisi Gerindra itu. Ia juga menegaskan bahwa pembahasan KUHAP dilakukan secara terbuka dan transparan, bahkan rapatnya disiarkan langsung.

“Enggak ada yang disembunyikan. Kalau kami bisik-bisik saja terdengar publik, apalagi dokumen,” ujarnya.

Sumber: Tempo.co