eramuslim

Soal Takjil untuk Berbuka Puasa, MUI Sebut Hati-Hati dengan yang Dingin dan Manis Berlebihan!

eramuslim.com - Takjil merupakan hidangan yang dikonsumsi saat berbuka puasa. Menu takjil yang aman dan sehat sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing individu, terutama bagi penderita diabetes. Hal ini dikarenakan menu berbuka puasa umumnya didominasi oleh makanan dengan rasa manis.

Dalam pandangan Islam, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Utara, K.H. Abd Wahab Abd Gafur, menyebutkan bahwa menu takjil yang dianjurkan untuk berbuka puasa adalah buah kurma.

Imam Besar Masjid Ar-Rahmah Banjer, Kota Manado, ini juga menyatakan bahwa meskipun kurma menjadi menu utama yang disunnahkan, makanan manis lainnya juga cocok untuk berbuka puasa, asalkan tidak dikonsumsi dalam keadaan dingin dan lebih baik dalam kondisi hangat.

"Dalam sunnah dianjurkan konsumsi saat berbuka puasa adalah kurma, namun biasanya juga menu yang manis-manis untuk dikonsumsi, tapi tidak mengandung rasa pedas, begitu juga makanan yang tidak dingin," ujarnya pada Minggu, 2 Maret 2025.

Selain itu, saat membeli takjil, disarankan untuk memperhatikan label serta tanggal kedaluwarsa guna menghindari risiko gangguan kesehatan.

Dari segi kesehatan, makanan manis dipilih sebagai menu berbuka karena dapat dengan cepat mengembalikan energi tubuh. Namun, konsumsi berlebihan justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

(Sumber: rri)