Status PSN Rempang Eco City, PIK 2, BSD, Surabaya Resmi Dibatalkan
Eramuslim - Muhammad Said Didu bergembira. Status sejumlah proyek yang tadinya dimasukkan ke dalam "Proyek Strategis Nasional" (PSN) di zaman Jokowi akhirnya dibatalkan.
Yang dibatalkan status PSN-nya antara lain adalah Rempang Eco City, PIK-2, hingga BSD City.
"Alhamdulillah. PSN Rempang, PIK-2, BSD, dan Surabaya tidak dilanjutkan (dibatalkan). Terus berjuang untuk rakyat," ujar Said Didu di platform X @msaid_didu (28/4).
Dalam video yang diunggah mantan Komisaris BUMN tersebut, nampak anggota Komisi VI DPR RI dari PDIP, Rieke Diah Pitaloka Intan Purnama Sari, memberikan pernyataannya terkait pembatalan proyek tersebut.
Rieke, demikian dia biasa disapa, menegaskan bahwa keputusan ini bukan sekadar klaim, melainkan tertuang jelas dalam dokumen resmi negara.
"Ini bukti dinyatakan oleh Bapak Prabowo, di halaman 72 sampai 78, jangan ada yang ngaku-ngaku, ngadi-ngadi yah," tegas Rieke di hadapan Siti Hawa (67), yang akrab disapa Nek Awe.
Dikatakan Rieke, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang diteken Presiden Prabowo, PSN Kawasan Rempang Eco City memang sudah tidak ada.
"Jelas Perpres ditandatangani oleh Presiden Prabowo, Perpres nomor 12 tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029 sudah tidak ada PSN yang bernama Kawasan Rempang, Eco City, batal," lanjut Rieke.
Pembatalan PSN ini menandai langkah baru pemerintah dalam mengevaluasi sejumlah proyek strategis nasionaldi era mantan presiden Jokowi, yang sempat menimbulkan polemik dan bentrokan antara warga sekitar dengan kelompok investor dan kaki tangannya. [jk]