Pernyataan Sikap Keluarga Islam Indonesia Britania Raya (KIBAR)

Pernyataan Sikap Keluarga Islam Indonesia Britania Raya (KIBAR) Tentang Serangan Militer Israel terhadap Misi Kemanusiaan Freedom Flotilla

Mencermati serangan pasukan militer Israel terhadap misi kemanusiaan Freedom Flotilla, dengan ini kami Keluarga Islam Indonesia Britania Raya (KIBAR) menyatakan sikap:

  1. Serangan militer Israel yang telah menyebabkan belasan relawan kemanusiaan yang berada di Kapal Mavi Marmara tewas dan puluhan lainnya luka-luka merupakan bentuk terror terhadap misi kemanusiaan yang tidak dapat dibenarkan dan kami mengutuk keras serangan militer tersebut.
  2. Mendorong Pemerintah Republik Indonesia untuk menggunakan semua jalur diplomasi dalam upaya menekan Israel agar membebaskan seluruh peserta misi kemanusian dan memberikan akses penyaluran bantuan dari berbagai belahan dunia.
  3. Mendorong Pemerintah Republik Indonesia untuk menggalang kekuatan dunia guna menuntut Pemerintah Israel dan Pemerintah Mesir agar membuka semua blokade ekonomi dan transportasi yang telah berlangsung selama 4 tahun terakhir, karena blokade ekonomi dan transportasi yang diberlakukan adalah penyebab aksi kemanusiaan yang dilakukan melalui jalur laut.
  4. Mendorong organisasi-organisasi Internasional untuk membawa masalah penyerangan ini ke Mahkamah Internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa agar secara efektif memberikan sanksi hukum dan politik internasional kepada Israel.
  5. Mendorong bangsa Indonesia untuk senantiasa mendukung perjuangan rakyat Palestina dalam upaya membebaskan diri dari belenggu penjajahan Israel yang kejam dan tanpa perikemanusiaan.
  6. Menghimbau segenap komponen masyarakat untuk berhati-hati terhadap berita-berita yang memutar-balikkan fakta yang sengaja dibuat oleh Israel untuk menutupi dan melegitimasi kebiadaban mereka.
  7. Memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada 12 relawan Indonesia yang tergabung dalam misi kemanusiaan tersebut beserta 750 relawan lainnya dan mendoakan agar senantiasa dilindungi oleh Allah SWT dan kepada keluarga di tanah air, tabah menghadapi peristiwa ini.

Keluarga Islam Indonesia Britania Raya (KIBAR)
London, 1 Juni 2010

Ketua,

(Yosritzal, ST., MT.)