eramuslim

Surat Tanggapan Atas Artikel "Generasi Micin : Bahaya MSG Bagi Kesehatan"

Eramuslim.com - Menanggapi berita/informasi tentang MSG (Vetsin, Mecin, Pecin) di Eramuslim.com yang bertajuk “Generasi Micin Wajib Baca: Bahaya MSG Bagi Manusia dan Bahaya MSG Bagi Kesehatan” dimana ditampilkan beberapa tulisan tentang MSG sebagai berikut:

Bagaimana dampak MSG (mono-sodium glutamate) terhadap kesehatan anda? Jawaban singkatnya adalah: MSG adalah buruk bagi Kesehatan.

Beberapa hasil penelitian yang menunjukkan hasil bahwa MSG menyebabkan kerusakan hati dan otak.

Dua tahun sesudahnya pada tahun 2008, sebuah studi masuk ke dalam Journal of Autoimmunology, memperkuat temuan yang menunjukkan adanya kerusakan hati, dan juga menunjukkan peran dalam memberikan kontribusi untuk obesitas pada model tikus (penelitian Nakanishi et al, 2008).

Kerusakan pada hati sekali lagi dikonfirmasi pada tahun 2009, kali ini berkontribusi terhadap penyakit hati berlemak non-alkohol atau non-alcoholic fatty liver disease (penelitian Collison et al, 2009).

Semua bukti itu semakin menguatkan, karena baru-baru ini ditemukan terkaitnya MSG dengan kelebihan berat badan (overweight) yang menghasilkan obesitas dalam studi populasi di Cina (penelitian Xun et al, 2011).

Kerusakan hati sekali lagi dikonfirmasi baik pada tahun 2011 dalam model tikus lain, yaitu tentang efek jangka panjang dari MSG terhadap hati tikus putih setelah terpapar neo–natal (penelitian Bhattacharva et al, 2011)

Dan kerusakan hati juga terjadi pada model tikus lain melalui studi histokimia daripengaruh MSG pada hati tikus Wistar dewasa(penelitian Eweka et al, 2011).

Lalu ada pula sebuah studi kasus yang diverifikasi lagi pada tahun 2012 dengan model kucing, tentang penyakit non-alkohol hati berlemak yang mengunduksi efek pengaruh makanan MSG pada penyakit trans lemak-induksi (penelitian Collison et al, 2012).

Sejak tahun 2012, MSG telah digunakan dalam percobaan untuk menyebabkan kerusakan hati atau otak (penelitian Horvath et al, 2013) yang menyelidiki perkembangan saraf dengan menggunakan MSG untuk menghambat pengembangan syaraf secara tepat.

Sekarang cukup jelas bahwa dampak negative MSG pada dasarnya telah “menghajar secara perlahan” minimal hati dan otak semua hewan mamalia, termasuk kepada manuasia tanpa kecuali, dan bukan hanya orang-orang yang hipersensitif.

Untuk menempatkan masalah yang mengerikan ini dalam perspektif kita adalah: kita telah beralih dari menyimpulkan melalui meta-analisis bahwa MSG memiliki efek nyata negatif jika menggunakannya dan menyebabkan masalah neurologis dalam model tikus.

Menurut kami, tulisan tentang MSG di atas adalah tidak bersandarkan kepada metode penelitian yang sahih untuk suatu kesimpulan suatu penelitian dan pemberian MSG terhadap hewan dalam penelitian tersebut tidak menggunakan dosis yang tepat dan melalui injeksi secara langsung, sedangkan MSG adalah Bahan Tambahan Pangan yang digunakan untuk makanan yang diolah untuk dimasak dan digunakan secukupnya, dengan demikian kesimpulan bahwa MSG itu berbahaya buat kesehatan adalah tidak benar.

Dari hal tersebut di atas perlu kami meluruskan dan menjelaskan sbb:

MSG/Vetsin/Mecin/Pecin adalah Bahan Tambahan Pangan Penyedap Rasa yang terbuat dari bahan alami (Tetes tebu) melalui proses fermentasi.

Kandungan zat dalam MSG ada 3 yaitu: Asam Glutamat, Natrium (Garam) dan Air, sebagai zat utama adalah Asam Glutamat yang merupakan Asam Amino yang tidak berbeda Asam Glutamat yang terkandung dalam makanan alami sehari hari seperti: Tomat, Susu, Keju dsb.

MSG mudah larut dan dapat dimetabolisme dengan baik dalam tubuh.

MSG sudah diakui keamanannya oleh beberapa badan dunia yang berkompeten dalam bidang makanan seperti: JECFA (Terdiri dari FAO dan WHO), FDA dan juga oleh BPOM RI.

MSG adalah salah satu Bahan Tambahan Pangan yang aman dan diizinkan untuk dikonsumsi berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No.033 Tahun 2012 dengan takaran penggunaan Secukupnya.

Berdasarkan penjelasan pada angka 1 s/d 5 di atas, maka dapat disimpulkan bahwa MSG adalah Aman dikonsumsi tidak menimbulkan dampak atau akibat yang tidak baik di dalam tubuh.

Selanjutnya, untuk kedepan kami mohon dengan hormat agar pemberitaan seperti diatas agar dibuat lebih seimbang dengan memperhatikan bukti/fakta/data yang valid sehingga tidak menimbulkan keraguan dan interpretasi yang salah terhadap MSG.

Demikian hal ini kami sampaikan untuk informasi lainnya bisa dilihat di www.glutamate.org dan jika ada hal-hal yang ingin ditanyakan silahkan kirim pertanyaan ke alamat email kami [email protected].

Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

 

M. Fachrurozy

Ketua

PERSATUAN PABRIK MONOSODIUM GLUTAMATE

DAN GLUTAMIC ACID INDONESIA

(P2MI)

Plaza Kedoya Elok Blok DC 52

Jl. Panjang, Kebon Jeruk

Jakarta 11520-INDONESIA

Tel: (62-21)5806109