Syaikh Awlaqi: Pemberontakan di Dunia Arab Lompatan Besar Bagi Mujahidin
Tokoh 'pendakwah' berbahasa Inggris Al-Qaidah yang paling berpengaruh mengatakan pemberontakan yang melanda dunia Arab akan banyak membantu daripada merugikan, karena akan memberikan kelompok-kelompok Islamis kebebasan dari tirani.
Pejabat Barat dan Arab mengatakan aksi revolusioner yang dilakukan para pemuda Arab dalam usaha melakukan perubahan politik damai adalah penyeimbang untuk menekan dan melemahkan aksi kekerasan dan militansi al-Qaidah serta mematahkan argumen bahwa demokrasi dan Islam tidak kompatibel.
Namun, pengkhotbah Al-Qaidah Anwar Al-Awlaki, dalam sebuah artikel yang diterbitkan online pada Selasa (29/3), mengatakan, penghapusan penguasa otokrat anti-Islam hal itu berarti pejuang Islam dan para ulama sekarang lebih bebas untuk membahas dan mengatur langkah mereka selanjutnya.
"Saudara-saudara mujahidin kami di Tunisia, Mesir, Libya dan seluruh dunia Muslim akan mendapatkan kesempatan untuk bernafas lagi setelah tiga dekade mengalami sesak napas," tulisnya, menggunakan istilah yang merujuk secara umum untuk kelompok-kelompok pejuang Islam atau mujahidin.
"Untuk para ulama dan aktivis Mesir mereka dapat berbicara lagi dengan bebas, hal itu akan merupakan suatu lompatan besar ke depan untuk mujahidin," tulis Awlaki.
Awlaki mengatakan pemberontakan telah melanggar "batas-batas ketakutan" di kalangan umat Islam yang dulu "kalah" di bawah tirani setelah Aljazair menghancurkan pemberontakan Islam di tahun 1990-an.
Awlaki menyatakan hal tersebut pada sambutannya dalam edisi kelima majalah Jihad "Inspire," yang merupakan majalah al-Qaidah online yang ditujukan untuk umat Muslim di Barat.
Publikasi majalah ini dihasilkan oleh Al Qaidah di Semenanjung Arab (AQAP), sebuah sayap al Qaidah yang bertanggung jawab atas usaha serangan paling spektakuler kelompok ini dalam beberapa tahun terakhir.
Penulis lain, yang bernama Yahya Ibrahim, mengatakan al Qaidah tidak melakukan perubahan rezim melalui aksi protes tapi menentang gagasan bahwa perubahan harus hanya melalui cara-cara damai dengan mengesampingkan penggunaan kekuatan.
Inspire terbaru juga berisi wawancara dengan pemimpin militer AQAP Raymi al-Qasim, yang juga dikenal sebagai Abu Hurairah al-Sana'ani, salah satu militan yang paling dicari di dunia Islam.
Dia menyerukan Muslim yang tinggal di Barat untuk membunuh kelompok "Yahudi dan Kristen" setiap kali mereka mendengar tentang serangan pesawat AS di Pakistan atau pembunuhan Israel terhadap rakyat Palestina.(fq/reu)