eramuslim

Tafakur Musafir Sambut Ramadhan

Gemerlap dan kelezatan dunia fana

Berbalut atribut dan hiasan duniawi yang mempesona

Harta, jabatan, kekuasaan, anak

Diraih dengan berbagai upaya Demi sebuah prestise Yang menimbulkan kebanggaan, ketakaburan, dan arogansi

Membuat banyak di antara kita jauh dari-Nya

Tanpa sabar dan syukur

Sedikit yang sadar, jika itu adalah ujian

Bisa melenakan dan menggelincirkan Hingga tersesat dari jalan-Nya

Sadarilah......

Kita hanya musafir Mampir sebentar di dunia

Ibarat istirahat sejenak di bawah pohon

Sebelum melanjutkan perjalanan ke tujuan yang hakiki

Surga akhirat nan kekal abadi

Itulah pesan mulia dari Rasulullah SAW

Tafakurilah hakikat penciptaan kita oleh-Nya

Keikhlasan dan ketaatan harus tertuju kepada-Nya

Sesungguhnya sholat, ibadah, hidup dan mati kita untuk-Nya

Tanpa ingin diketahui dan disanjung oleh orang lain

Ridho-Nya semata adalah tujuan yang hakiki

Hati ini senantiasa ingat kepada-Nya

Merasa banyak salah, khilaf dan dosa

Nikmat-Nya tidak terhitung yang sudah dikaruniakan

Sholat, zakat, infaq, haji, shiyam, istighfar dan dzikrullah

Serta ibadah yang lain

Berbuat baik terhadap semua makhluk-Nya Tidak menyakiti makhluk-Nya

Tidak cukup untuk 'membayar' nikmat Allah Robbul alamin Nikmat yang tidak terhitung di dunia ini

Maupun nikmat-Nya di akhirat yang jauh lebih baik lagi

Ya Allah, ampunilah hambaMu yang lemah ini

Hiasilah hati ini dengan sebaik-baik perhiasan

Yaitu iman dan takwa

Allahumma bariklanaa fii Rojab wa Sya’ban, wa balighnaa Romadhon

Bontang, akhir Sya'ban 1429 H