Inggris Tetapkan Ali Jumah, Syekh Pro As-Sisi Sebagai Penjahat Perang

mufti-ali-gomaa
Syekh Ali Jumah

Eramuslim.com – Syekh Ali Jumah, seorang ulama yang secara konyol pernah mengatakan Ratu Elisabeth Inggris sebagai keturunan Rasul SAW, telah ditetapkan Kerajaan Inggris sebagai penjahat perang dan dilarang memasuki wilayah kerajaan tersebut.

Hal itu diungkap tokoh anti Jenderal As-Sisi, Syaikh Muhammad Shagir, pada channel Mekameleen TV secara live seperti yang dilaporkan laman elshaab.org, Senin (9/2).

Syaikh Shagir mengatakan jika Ali Jum’ah yang juga dikenal sebagai Ali Begal tersebut ingin merayu Inggris agar dirinya dapat tempat kembali di Inggris dengan modal dongeng yang tidak ilmiah dan tidak berdasar tentang hubungan nasab antara Rasul SAW dan Ratu Inggris. Kerajaan Inggris sendiri melarang Ali Jumah karena orang ini selalu memprovokasi untuk membunuh dan menghabisi manusia.

Syekh Ali Jumah ketika Presiden Mursi berkuasa selalu menyerang kebijakan presiden pilihan rakyat Mesir ini dan kemudian dia mendukung kudeta Jenderal As-Sisi dengan memperalat banyak hadits dan ayat al-Qur’an. Sebab itu, dia aman berada di bawah kekuasaan junta militer Mesir.

Namun apa yang dilakukan Ali Jumah dianggap oleh Inggris sebagai tindakan yang berbahaya. Sebab itu Inggris menetapkan Ali Jumah sebagai penjahat perang dan dilarang memasuki Inggris.(rz)