Video Ilmiah Ini Tunjukkan Keajaiban Tulang Ekor, Sabda Nabi Muhammad 100% Benar

Eramuslim.com -Sebuah video yang dibuat berdasarkan sejumlah penelitian ilmiah menunjukkan keajaiban tulang ekor persis seperti Sabda Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Semakin menegaskan bahwa sabda Rasulullah 100% pasti benar.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda tentang tulang ekor.

كُلُّ ابْنِ آدَمَ يَأْكُلُهُ التُّرَابُ إِلاَّ عَجْبَ الذَّنَبِ مِنْهُ خُلِقَ وَفِيهِ يُرَكَّبُ

“Setiap (bagian tubuh) anak Adam pasti akan dimakan tanah, kecuali tulang ekor. Darinya ia telah diciptakan dan darinya ia akan disusun kembali” (HR. Muslim)

Hadits ini disampaikan Rasulullah berabad-abad yang lalu. Sebelum ilmu pengetahuan mampu menjangkau dan menegaskan apakah hal tersebut bisa dibuktikan secara ilmiah.

Dalam hadits ini terkandung 3 informasi langit:

1. Tulang ekor tidak akan dimakan tanah

2. Manusia diciptakan dari tulang ekot

3. Manusia akan dibangkitkan lagi dari tulang ekor

Video ini menunjukkan sejumlah penelitian mulai dari tulang ekor yang tidak bisa dimakan tanah hingga tulang ekor merupakan pusat sel dan jaringan.

Tulang ekor pusat sel dan jaringan

Han Spemann, seorang ilmuwan Jerman berhasil mendapatkan hadiah nobel bidang kedokteran pada tahun 1935. Dalam salah satu penelitiannya, ia menemukan bahwa asal mula kehidupan adalah tulang ekor. Dalam penelitian tersebut ia memotong tulang ekor dari sejumlah hewan melata dan mengimplantasikannya ke dalam embrio organizer.

Pada waktu sperma membuahi ovum (sel telur), pembentukan janin pun dimulai. Ketika ovum telah terbuahi menjadi zigot, ia terbelah menjadi dua sel dan terus berkembang biak sehingga terbentuk lempengan embrio yang memiliki dua lapisan. Salah satu lapisan disebut Internal Hypoblast yang memiliki beberapa unsur dan jaringan. Salah satunya

Han juga mencoba cara lain. Tulang ekor direbus dan kemudian dihancurkan dengan ditumbuk menjadi serpihan halus. Lalu ia mencoba mengimplantasikan pada janin hewan yang masih dalam tahap permulaan embrio. Hasilnya, tulang ekor itu tetap tumbuh dan membentuk janin sekunder pada guest body. Tulang ekor tak dimakan tanah.

Dr. Othman al Djilani, seorang profesor bidang histology dan pathologi Sana’a University, melakukan penelitian bersama Syaikh Abdul Majid dalam rangka menguji tulang ekor. Pada Ramadhan 1423 H, mereka membakar tulang ekor dengan suhu tinggi selama 10 menit hingga warnanya berubah menjadi hitam pekat.

https://m.eramuslim.com/resensi-buku/pahlawan-akankah-hanya-menjadi-kenangan-untold-history-eramuslim-digest-edisi-9.htm

Kemudian mereka membawa tulang tersebut ke al Olaki Laboratory, di Sana’a, Yaman untuk dianalisis. Hasil laboratorium menunjukkan sel-sel pada jaringan tulang ekor tidak terpengaruh. Masya Allah.

Penelitian itu juga menjelaskan mengapa ketika dilakukan penggalian makam lama yang telah berusia berpuluh-puluh bahkan beratus tahun, ditemukan tulang ekor yang tidak hancur. Benar-benar sesuai dengan sabda Rasulullah.

Tulang ekor dan penciptaan manusia kedua kalinya

Video ini juga mencuplik hasil penelitan yang bisa menjelaskan bagaiamana proses penciptaan manusia kedua kalinya melalui tulang ekor atau tulang sulbi. Keajaiban tulang ekor ini benar-benar sesuai dengan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. (kl/tby)