eramuslim

Tak Perlu Survei, Rakyat Disebut Sudah Tahu Hasto PDIP Terlibat Kasus Harun Masiku

eramuslim.com - Tanpa perlu adanya survei, masyarakat Indonesia diyakini sudah mengetahui keterlibatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam kasus Harun Masiku.

Pernyataan ini disampaikan oleh Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie M. Massardi, sebagai tanggapan atas survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI). Survei tersebut menunjukkan bahwa 77 persen masyarakat percaya bahwa Hasto terlibat dalam kasus Harun Masiku yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kan memang faktanya nggak usah pakai survei juga seluruh rakyat Indonesia pasti tahu kok bahwa Hasto pasti terlibat dalam kasus Harun Masiku, tetapi keterlibatannya kan pada sudut administrasi, kalau hukumnya kan masih belum terbukti,” ujar Adhie kepada RMOL pada Selasa, 11 Februari 2025.

Adhie menjelaskan bahwa keterlibatan Hasto dapat dilihat dari dua aspek, yakni dalam konteks administrasi dan dalam konteks suap menyuap.

“Dalam konteks administrasi, dipastikan 1.000 persen Hasto terlibat karena dia Sekjen, soal PAW itu kan. Nah kemudian, yang belum bisa dibuktikan dengan persepsi itu kan keterlibatan dalam proses suap menyuap. Itu kan harus ada fakta hukum, bukan persepsi,” jelasnya.

Menurut Adhie, sedikit atau banyak, Hasto kemungkinan besar terlibat dalam kasus suap, setidaknya dengan mengetahui niat Harun Masiku.

“Nah, kemudian yang menjadi masalah lagi itu kan adalah kenapa harus ada suap menyuap? Kenapa Harun Masiku harus menyuap dan Hasto mungkin tahu ini dan membiarkan, karena mekanisme di KPU itu kan memang busuk. Meskipun semuanya sah, semuanya jelas, kalau tidak ada suap menyuap itu akan dipersulit,” lanjutnya.

Namun, Adhie juga menilai bahwa sejak awal Hasto memang telah menjadi target dan berada dalam posisi yang tertekan akibat kasus ini.

“Kalau toh terlibat ini menurut saya paling sekedar mengetahui akan ada proses penyuapan itu pasti Hasto tahu. Tapi kan dia tidak bisa mencegah karena mekanisme faktanya kan memang seperti itu,” kata Adhie.

Ia juga mempertanyakan mengapa kasus ini baru kembali diangkat oleh KPK setelah lima tahun berlalu sejak kasus suap terjadi.

“Kalau ini saya yakin 1.000 persen bahwa ini memang target politik, ini permainan politik. Jadi kalau situ sih iya. Karena tidak ada alasan untuk mentersangkakan Hasto perlu waktu sekian lama. Sampai berapa tahun?” pungkasnya.

(Sumber: RMOL)