eramuslim

Timur Tengah Makin Panas, Yordania Siap Perang Jika Israel Lakukan Hal Ini

eramuslim.com - Pemerintah Yordania menyatakan siap berperang melawan Israel jika Perdana Menteri Benjamin Netanyahu secara paksa memindahkan warga Palestina ke wilayahnya. Hal ini dilaporkan oleh Middle East Eye (MEE) pada Selasa, 4 Februari 2025.

Peringatan ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump berulang kali menyatakan keinginannya agar Yordania dan Mesir menampung warga Palestina sebagai bagian dari rencana untuk 'membersihkan' Jalur Gaza.

Sumber di Amman dan Yerusalem mengatakan kepada MEE bahwa Yordania tidak menginginkan perang dan lebih memilih solusi damai. Namun, mereka menegaskan bahwa negara tersebut akan menutup perbatasan jika para pengungsi mulai masuk ke wilayahnya.

"Jika orang Israel berusaha untuk membukanya kembali, itu akan menjadi 'casus belli'," kata salah satu sumber. Casus belli mengacu pada tindakan yang dapat dijadikan alasan untuk berperang.

Meskipun Yordania tidak memiliki harapan untuk memenangkan perang melawan Israel, negara itu merasa tidak memiliki pilihan selain bertempur jika skenario tersebut terjadi.

Sebagai langkah antisipasi, Yordania telah mengirim batalion tambahan ke perbatasan barat, sementara Israel merespons dengan membentuk divisi timur baru untuk mengamankan perbatasannya dengan Yordania.

Salah satu sumber menegaskan kepada MEE bahwa rencana Trump merupakan "masalah eksistensial" bagi Yordania dan dinasti Hashemite. Negara tersebut menghadapi keterbatasan sumber daya, termasuk menjadi salah satu dari tiga negara dengan ketersediaan air terendah di dunia.

Saat ini, sekitar 12 juta penduduk Yordania sebagian besar tinggal di sepanjang perbatasan Israel, dekat Sungai Jordan.

"Itu tidak akan dapat mengakomodasi aliran pengungsi yang signifikan," ujar sumber tersebut.

(Sumber selengkapnya: Republika)