Toleransi Ala Eropa: Pemerintah Kopenhagen Larang Syeikh al-Arifi dan Dai Saudi Masuk Ke Denmark
Eramuslim – Selasa 2 Mei 2017, pemerintah Kopenhagen mengumumkan melarang masuk 2 dai kenamaan asal Arab Saudi, termasuk Syeikh al-Arifi, dengan alasan menyebarkan kebencian dan menimbulkan ancaman bagi ketertiban umum.
Seperti dilansir kantor berita Rusia Today menyatakan bahwa kebijakan rasis ini diambil akibat rasa benci terhadap Islam di Denmark terkait peristiwa berdarah gambar kartun Nabi Muhammad ﷺ 10 tahun silam, serta berbagai peristiwa berdara di negara Eropa dan gelombang pengungsi di tahun 2015.
Selain Syeikh al-Arifi, pemerintah Kopenhagen juga melarang masuk sejumlah dai Islam lainnya seperti Syeikh Salman Al-Audah, Muhammad Ratib An-Nablusi dari Suriah, Kamal Al-Makki dari USA, Bilal Philips asal Kanada, serta pendeta dari Florida Pastor Terry Jones.
Sejak tahun 2016 lalu Parlemen Denmark sebenarnya telah mengesahkan UU larangan masuk tokoh agama asing yang dianggap dapat menyebarkan kebencian dan menimbulkan ancaman bagi ketertiban umum, akan tetapi pemerintah baru mengeluarkan daftar hitam di tahun 2017. (Dostor/Ram)