UGM Hadirkan Alumni dari Anies hingga Ganjar untuk Isi Ceramah Tarawih di Masjid UGM, tapi Tak Ada Jokowi
[caption id="attachment_414483" align="alignnone" width="750"]
(Foto: Instagram @masjidkampusugm)[/caption]
eramuslim.com - Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (Maskam UGM) kembali mengadakan agenda tahunan Ramadhan di Kampus UGM (RDK) 1446 Hijriah.
Rangkaian acara ini akan menghadirkan sejumlah tokoh nasional yang akan mengisi kajian keilmuan. Beberapa di antaranya merupakan alumni UGM yang telah memberikan kontribusi dalam berbagai bidang, dan mereka dijadwalkan menjadi penceramah tarawih Ramadhan 2025.
"RDK UGM akan menghadirkan serangkaian kajian keilmuan, di antaranya kajian Mimbar Subuh, Safari di Bulan Ramadhan, dan Ramadhan Public Lecture bersama para pembicara terkemuka yang ahli di bidangnya," demikian keterangan dari akun Instagram Masjid Kampus UGM pada Rabu, 19 Januari 2025.
Salah satu pembicara dalam acara ini adalah Anies Rasyid Baswedan, Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, yang dijadwalkan berceramah pada Senin, 3 Maret 2025. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut akan mengisi sesi Ramadhan Public Lecture dengan tema "Apakah Pembangunan Infrastruktur Pendidikan dapat Meningkatkan Kualitas Manusia Indonesia?".
Selain itu, pada malam kedua Ramadhan, mantan Menkopolhukam Mahfud MD akan membahas tema "Ketimpangan Hukum dalam Perspektif Kelas".
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, yang merupakan alumni Filsafat UGM, dijadwalkan mengisi sesi pada Minggu, 2 Maret 2025, dengan topik mengenai perkembangan kejahatan digital.
Gubernur Provinsi Jawa Tengah periode 2013-2023, Ganjar Pranowo, juga masuk dalam daftar penceramah tarawih pada Rabu, 5 Maret 2025. Ia akan membawakan tema mengenai kemandirian daerah dan pemerataan ekonomi.
Sementara itu, Menteri Agama, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, akan mengisi kuliah tarawih pada Kamis, 6 Maret 2025, dengan tema "Meneguhkan Kembali Komitmen Negara terhadap Kebebasan Beragama".
Dengan menghadirkan para pembicara yang ahli di bidangnya, Masjid Kampus UGM berharap bahwa Ramadhan tahun ini dapat menjadi momen untuk meningkatkan keimanan sekaligus memperdalam wawasan keilmuan.
Beberapa pembicara lainnya yang turut menarik perhatian adalah Feri Amsari, aktor film Dirty Vote yang sempat viral saat Pilpres 2024, serta mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, yang akan membahas transportasi hijau. Selain itu, Guru Besar Fakultas Geografi UGM, Prof. Dr. Djati Mardiatno, dijadwalkan menyampaikan kuliah mengenai investasi hijau sebagai katalis restorasi ekosistem.
"Taraweh rasa kuliaaah, tapi malah jadi pengen ikutan karna materinya dan tokohnya," komentar seorang warganet di platform X.
Namun, absennya nama Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam daftar pembicara RDK UGM 1446 Hijriah menarik perhatian publik.
Sebagai alumni Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980 yang lulus pada 1985, Jokowi memang relatif jarang menghadiri acara di kampus almamaternya dibandingkan beberapa alumni lainnya.
Ketidakhadirannya dalam agenda ini pun memunculkan berbagai reaksi dari warganet.
"Jokowi padahal longgar. Mbok ya dijadikan salah satu pemateri," cuit @zaky***.
"Alumni terbaik yang mencapai prestasi tertinggi yaitu menjadi presiden kok ga ada?" komentar @aka***.
"Nyari2 lulusan UGM yg Fak. Kehutanan yg satu itu kok nggak nemu," kata @iyh***.
"Ini yakin alumni Fakultas Kehutanan yang jadi presiden 2 periode ga dijadiin pembicara?" tulis @gak***.
(Sumber: Hops)