eramuslim

Usul Kasus Korupsi Pertamina Tak Usah Dilanjutkan, Arief Poyuono: Kejagung Nggak Tegas Sih Ngomongnya

eramuslim.com - Eks Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, menyatakan bahwa jika kasus dugaan korupsi Pertamina tidak memiliki kejelasan, maka sebaiknya tidak dilanjutkan.

“Udahlah kalau enggak jelas lebih baik enggak usah lanjut nih kasus,” kata Arief Poyuono melalui akun X pribadinya pada Kamis, 6 Maret 2025.

Pernyataan tersebut menanggapi keterangan Kejaksaan Agung yang dianggap tidak konsisten dan cenderung berubah-ubah terkait kasus yang diperkirakan merugikan negara hampir Rp1.000 triliun.

“Karena Kejagung aiueo sih enggak tegas ngomongnya,” tandasnya.

Sebelumnya, Jaksa Agung menegaskan bahwa penyelidikan kasus ini mencakup periode 2018-2023.

“Artinya kondisi Pertamax yang ada sudah bagus dan sudah sesuai dengan standar yang ada di Pertamina. Itu yang pertama,” ujar Jaksa Agung pada Kamis, 6 Maret 2025.

Ia juga menjelaskan bahwa bahan bakar minyak yang dihasilkan oleh kilang dan didistribusikan oleh PT Pertamina saat ini berada dalam kondisi baik.

“Dalam kondisi yang baik dan sudah sesuai dengan spesifikasi serta tidak tidak terkait dengan peristiwa hukum yang sedang disidik. Karena bahan bakar minyak adalah bahan habis pakai dan jika dilihat dari sisi lamanya, stok kecukupan BBM yang berkisar 21-23 hari maka BBM yang dipasarkan pada tahun 2018 tidak ada lagi stok di tahun 2024. Artinya, yang kita sidik tetap sampai 2023. Ini tidak ada kaitannya,” jelasnya.

“Artinya lagi spesifikasi yang ada di pasaran adalah spesifikasi yang sesuai dengan yang ditentukan oleh Pertamina,” tandasnya.

(Sumber: Fajar)