eramuslim

Usulan Bagi-Bagi Lahan Gratis di IKN untuk Negara Sahabat Tuai Kritik, Pemerintah Sudah Putus Asa?

eramuslim.com - Usulan pemberian lahan gratis bagi kedutaan besar negara sahabat di Ibu Kota Nusantara (IKN) menuai kritik dari berbagai pihak. Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono berencana mengajukan usulan ini kepada Presiden Prabowo Subianto dengan harapan mempercepat kehadiran kantor-kantor kedutaan di IKN.

Namun, Ekonom CELIOS Nailul Huda menilai kebijakan ini mencerminkan keputusasaan pemerintah dalam memastikan keberlanjutan pembangunan IKN.

"Saya rasa pemberian lahan secara cuma-cuma ini menunjukkan bahwa pemerintah sudah hopeless terhadap keberlanjutan pembangunan IKN. Jika ada harapan IKN ini akan sukses, pemerintah tidak perlu repot-repot bagi lahan untuk pemerintahan negara lain," ujar Nailul kepada detikcom, Senin (17/2/2025).

Menurutnya, negara-negara asing akan membangun kantor kedutaannya sendiri di IKN jika sudah ada kepastian hukum dalam bentuk Keputusan Presiden (Keppres) yang resmi menetapkan pemindahan ibu kota.

"Kedubes akan bangun kantor dengan sendirinya ketika Ibu Kota Negara Indonesia sudah ditentukan dengan Keppres. Ketika tidak ada Keppres, buat apa Kedubes negara lain memindahkan kantornya di IKN yang saat ini juga masih belum terbangun dengan penuh. Harus ada jaminan secara formal dan juga anggaran agar pembangunan IKN bisa sesuai dengan target yang telah ditentukan," tambahnya.

Pengamat: "Dikasih Tanah pun Belum Tentu Mau"

Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio juga menilai bahwa memindahkan kedutaan besar ke IKN bukan hal mudah.

"Kalau bagi-bagi lahan kepada kedutaan, menurut saya itu sulit bisa terjadi karena kedutaan itu kan sudah membangun kedutaan itu di Jakarta, terus tiba-tiba disuruh pindah, nggak mau lah. Kedutaan AS berapa triliun itu mereka bangun di Merdeka Selatan (Jakarta)," ujarnya.

"Dikasih tanah pun nggak mau. Kita lihat saja, masa mau ngatur negara lain, nggak mungkin lah semua sudah punya kedutaan di Jakarta, terus suruh pindah sebelum 2028, mana mau dia. Apalagi sebagian besar masih baru-baru dia," sambung Agus.

Otorita IKN Siapkan 62,9 Hektare Lahan untuk Kedutaan

Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa keputusan final tetap ada di tangan Presiden Prabowo.

"Saya tegaskan bahwa bukan saya yang memutuskan. Saya sampaikan bahwa saya akan mengusulkan kepada Bapak Presiden sebagai langkah untuk menarik mereka lebih cepat," ujarnya.

Ia menyebut Otorita IKN telah menyiapkan 62,9 hektare sebagai lokasi diplomatic compound untuk kantor-kantor kedutaan asing.

(Sumber selengkapnya: Detik)