eramuslim

Viral Film "La Tahzan" Dikritik karena Judulnya, Dinilai Tak Sesuai dengan Tema Perselingkuhan

eramuslim.com - Sebuah film bertema perselingkuhan kembali menjadi perbincangan di media sosial. Bukan hanya karena alur ceritanya, tetapi juga karena pemilihan judulnya, "La Tahzan: Cinta, Kesetiaan, dan Pengkhianatan", yang dianggap bertolak belakang dengan isi film.

Kritik terhadap film produksi MD Pictures ini salah satunya disampaikan oleh Ustaz Hilmi Firdausi. Dalam unggahan di media sosial X, ia menilai bahwa penggunaan kata "La Tahzan"—yang terdapat dalam Al-Qur'an, QS. At-Taubah ayat 40—tidak pantas jika dikaitkan dengan tema perselingkuhan.

"Kata Laa Tahzan ada dalam Al-Qur'an QS. At-Taubah ayat 40, sangat tidak pantas dipakai untuk judul film dengan poster berilustrasikan perselingkuhan," tulis Hilmi Firdausi, dikutip Kamis (20/2/2025).

Ia berharap MD Pictures dapat mengoreksi pemilihan judul agar tidak menimbulkan kontroversi di kemudian hari.

Komentar Hilmi Firdausi ini pun memicu perdebatan di kalangan warganet. Beberapa mendukung kritik tersebut dan menganggap judulnya sebagai pelecehan terhadap agama.

"Pelecehan fatal ini lho… wahai Bapaks di @CCICPolri apakah ini tidak bisa ditindak tegas? Tolong dihukum seberat-beratnya," tulis seorang warganet.

Namun, tidak sedikit juga yang membela bahwa "La Tahzan", yang berarti "Jangan Bersedih", adalah frasa yang umum digunakan dalam bahasa Arab dan tidak selalu dikaitkan dengan Al-Qur'an.

"Laa Tahzan itu artinya jangan bersedih. Bukan hanya ada dalam Al-Qur'an, tapi juga digunakan dalam bahasa sehari-hari. Jangan menggiring opini bahwa judul film ini mengatasnamakan Al-Qur'an dan Sunnah," ujar warganet lain.

Diketahui, film "La Tahzan: Cinta, Kesetiaan, dan Pengkhianatan" dijadwalkan tayang di bioskop Tanah Air pada 28 Mei 2025 mendatang.

(Sumber selengkapnya: Fajar)