Viral Minyakita Isinya Cuma 750ml, Menteri Pertanian Murka: Cabut Izin Produsen Nakal!

eramuslim.com - Menteri Pertanian Amran Sulaiman angkat bicara terkait temuan minyak goreng bersubsidi MinyaKita yang beratnya tidak sesuai dengan keterangan di kemasan.
Sebelumnya, viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan minyak goreng bersubsidi MinyaKita dalam kemasan 1 liter ternyata hanya berisi 750 ml.
Menanggapi hal tersebut, Amran menegaskan bahwa pihak yang bermain curang dalam timbangan harus dikenai sanksi tegas.
"Itu harus diberi sanksi, baik disegel, bisa izinnya dicabut," tegas Amran di Gedung DPR, Kamis (6/3/2025).
Video tersebut memicu kemarahan publik karena produk yang seharusnya membantu masyarakat justru diduga menyalahi aturan. Amran menekankan bahwa ancaman sanksi ini berlaku tidak hanya bagi pedagang, tetapi juga produsen.
"Iya, (sanksi) termasuk produsen," ujarnya.
Kasus ini semakin menjadi sorotan karena harga MinyaKita di pasaran juga terpantau melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yaitu Rp15.700 per liter. Saat ini, harga MinyaKita di pasaran telah menembus angka Rp18.000 per liter.
Sementara itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menindaklanjuti kasus ini. Ia menyebut bahwa perusahaan yang terlibat adalah PT Navyta Nabati Indonesia (NNI), yang sebelumnya juga tersandung kasus penimbunan MinyaKita.
"Ya, ya sudah kita tindaklanjuti. Sebenarnya itu si produsen itu juga pernah kita yang dulu kasus penumpukan barang itu," kata Budi saat ditemui di Sarinah, Jakarta, Rabu (5/3/2025).
(Sumber: Cnbcindonesia)