eramuslim

Yusril Keluhkan Anggaran Minim: "Gaji Pegawai Saja Sulit Terpenuhi"

Pengusaha Muda Dorong Yusril Jadi Cawapres

Eramuslim.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, mengajukan permintaan tambahan anggaran sebesar Rp 100,6 miliar untuk tahun 2026. Permintaan ini disampaikan dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR pada Senin, 7 Juli 2025, menyusul penurunan pagu indikatif kementeriannya.

Yusril mengungkap, anggaran yang tersedia saat ini jauh dari cukup, bahkan untuk kebutuhan dasar seperti pembayaran gaji pegawai dan operasional kantor.

“Pagu anggaran 2026 hanya Rp 124,6 miliar, turun 4,4 persen dari tahun sebelumnya. Kami butuh tambahan untuk belanja modal dan non-operasional,” jelas Yusril.

Situasi makin rumit setelah kementeriannya terkena dampak dari Instruksi Presiden Nomor 1 tentang efisiensi anggaran. Dari total Rp 9 miliar anggaran awal 2025, hanya Rp 4,5 miliar yang bisa digunakan setelah diblokir.

Yusril mengaku pihaknya sempat mengajukan penambahan Rp 325 miliar untuk tahun ini. Usulan tersebut telah disetujui legislatif, dan Rp 200 miliar di antaranya sudah cair sejak April.

“Tanpa tambahan anggaran, kementerian koordinator ini nyaris lumpuh secara administratif,” tegasnya.

Dengan keterbatasan anggaran yang akut, Yusril mendesak DPR untuk menyetujui penambahan pagu 2026, demi menjamin kementeriannya tetap berjalan sesuai mandat negara.

Sumber: Tempo.co