Aktris Hollywood Boikot Pengusaha Yahudi Zionis

Rabu, 31/12/2008 12:53 WIB | Arsip | Cetak

Sejumlah bintang Hollywood meminta foto-foto mereka dihapus dari situs sebuah perusahaan perhiasan berlian milik Lev Leviev, seorang milyarder Yahudi Amerika. Para aktris Hollywood itu tidak mau nama mereka diidentikkan dengan perusahaan yang ikut memberikan kontribusinya pada pembangunan pemukiman Yahudi di Israel dan berperan dalam pelanggaran hak asasi manusia di Afrika.

Para aktris itu antara lain Salma Hayek, Sharon Stone, Whitney Houston, Halle Berry, Drew Barrymore, Brooke Shields, Andie Macdowell, dan Lucy Liu, meminta Lev tidak lagi memasang foto-foto mereka di situs maupun seluruh toko berlian milik Lev, setelah dikontak oleh organisasi kemanusiaan Palestina, Adalah dan organisasi Yahudi anti-penjajahan Israel di Palestina yang berbasis di New York.

Kedua organisasi itu mengirimkan surat, melakukan negosiasi dan memberikan informasi pada perwakilan para aktris Hollywood tersebut, bahwa Leviev terlibat dalam pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia di Palestina dan Afrika Selatan. Kedua organisasi pro-Palestina itu juga meminta para aktris tersebut untuk menolak menjadi model perusahaan-perusahaan yang mendukung proyek-proyek Zionis.

Bukan sekali ini saja, para "model" perusahaan berlian Leviev meminta perusahaan itu menghapus foto-foto mereka yang sedang mengenakan perhiasan-perhiasaan produk Leviev. Pada bulan Oktober, duta untuk lembaga bantuan kemanusiaan Oxfam International Kristin Davis juga meminta fotonya diturunkan dari situs perusahaan Leviev.

Pada bulan Juni, UNICEF menyatakan menolak untuk menerima donasi apapun dari Leviev karena keterlibatan Leviev dalam pembangunan pemukiman Yahudi di Tepi Barat, Palestina. UNICEF menegaskan bahwa mereka tidak menerima donasi dari organisasi, individu atau kelompok yang terlibat dalam suatu konflik.

Ethan Heitner dari organisasi Adalah menyatakan penghargaannya atas sikap para aktris Hollywood itu. "Kami berterimakasih pada para bintang ini yang telah bergabung bersama UNICEF, Oxfam dan mereka yang telah menjauhkan dirinya dari perusahaan-perusahaan Leviev yang telah melanggar hukum internasional di Palestina dan ikut berkontribusi dalam pelanggaran hak asasi manusia di Angola dan Namibia," kata Heitner.

Heitner mengatakan, Leviev telah memanfaatkan foto-foto para publik figur untuk "membersihkan" praktek-praktek bisnisnya yang melanggar etika. (ln/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang