Walaupun Sengsara, Rakyat Gaza Tak Melupakan Haiti
Inilah salah satu hal yang banyak membuat dunia kagum kepada rakyat Gaza. Di tengah blokade dan gempuran Israel, mereka tidak melupakan tragedi Haiti.
Mereka menyumbangkan apa saja yang mereka punya untuk para korban gempa bumi di Haiti. Penderitaan rakyat Gaza dan Haiti jelas berbeda latar belakangnya, namun rakyat Gaza mengatakan mereka bersimpati dan merasakan hal yang sama.
Seperti diketahui, sampai saat ini Gaza masih di bawah kontrol Israel meliputi udara, laut, dan darat. Ada reruntuhan di Jalur Gaza yang mengingatkan pada adegan di Haiti. Ini bukan disebabkan oleh bencana alam, tetapi dengan bom dalam serangan mematikan Israel di Gaza setahun yang lalu.
Orang-orang yang keluarganya masih menjadi tahanan di Gaza juga berpartisipasi, dengan memberikan donasi seadanya, termasuk selimut, serta makanan dan susu untuk anak-anak.
Ketua Komite untuk Break Blockade, Al-Khudary Jamal mengatakan "Orang mungkin heran pada kemampuan kami mengumpulkan sumbangan dari rakyat kami di Gaza; kami beritahukan bahwa ini adalah kampanye kemanusiaan dan rakyat kami mencintai kehidupan yang tenang dan damai."
"Kami di sini sekarang mendukung korban Haiti. Kami sendiri merasa terkena gempa bumi, ketika Israel memerangi Gaza."
Gaza, menderita dan sengsara, tapi tidak pernah melupakan penderitaan orang lain. (sa/wb)
Lainnya (Arsip)
- Facebook Hapus Account Milik Syaikh 'Awad Al-Qarni
Rabu, 20/01/2010 08:48 WIB - Upaya Mauritania "Tundukkan" Al-Qaidah
Rabu, 20/01/2010 08:12 WIB - Mengapa Banjir Besar Masih Menggenangi Saudi?
Rabu, 20/01/2010 05:48 WIB - Suap Yang Merajalela Di Afghanistan
Rabu, 20/01/2010 05:35 WIB - Kepala Angkatan Darat Inggris: Kami Tidak Bisa Mengalahkan Taliban
Selasa, 19/01/2010 20:37 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




