Sukses Punya Bisnis Fotocopy. Bagaimana Cara Mengembangkannya

Valentino Dinsi – Selasa, 25 Zulhijjah 1429 H / 23 Desember 2008 18:05 WIB

Assalamu’alaikum
Pertamakali saya membeli buku Anda pada tanggal 9 februari 2006 yang berjudul: JANGAN MAU SEUMUR HIDUP JADI ORANG GAJIAN. Sejak saat itu saya rasa Anda sepertinya berada setiap saat di belakang saya, memotivasi, mendorong saya untuk memulai bisnis apa saja. Hasilnya kini saya telah memiliki bisnis fotocopy dan ATK dengan memanfaatkan modal orang lain. Saya ingin sekali mengembangkan usaha saya agar menjadi besar. Bagaimana caranya? Terimaksih Valentino

Sabaruddin T Pauluh
sabaruddin.tp@gmail.com

Bismillahirrahmanirrahiim

Wa’alaikumussalam Wr.Wb

Saudaraku Sabaruddin yang dirahmati Allah saya ucapkan selamat bahwa Anda telah take action dan hasilnya sebuah usaha ATK dan Fotocopy yang telah Anda miliki.

Subhanallah Walhamdulillah Allahu Akbar. Satu lagi betapa dahyat dan powerfullnya sebuah ide dari buku yang saya tulis empat tahun yang lalu JANGAN MAU SEUMUR HIDUP JADI ORANG GAJIAN. Buku ini telah terjual hampir 200ribu copy dan telah dibaca serta menginspirasi jutaan orang Indonesia di dalam dan luar negeri/ Bahkan hingga hari ini buku tersebut masih dicetak ulang dan Insya Allah awal tahun 2009 akan terbit di seluruh dunia dalam bahasa Inggris, China, Jerman, Jepang, Perancis dan India…Insya Allah

Tampaknya saudara Sabaruddin dengan cermat telah mempraktekkan modul ke 3 dari 10 modul yang saya rancang di www.bisnis2121.com dengan judul 8 Cara Bisnis Tanpa Uang Tunai, sehingga beliau dapat berbisnis meskipun tidak punya uang sema sekali !

Bagaimana mengembangkan usaha agar tumbuh, omzet meningkat dan profit berlipat saya ulas dalam modul ke 4 yang berjudul "LEVERAGE Cara Meningkatkan Omzet bisnis hingga 5300 persen dalam waktu 10 bulan." Dimodul keempat ini saya ceritakan pengalaman saya mengembangkan sebuah toko buku Senyum Muslim dari 1 cabang menjadi 53 cabang dalam waktu 5 bulan TANPA MODAL (Sekarang saya bukan lagi pemilik Toko buku itu meskipun saya yang mengembangkannya).

Pada prinsipnya ada 5 hal yang harus diperhatikan menurut Brad Sugars kalau kita ingin meningkatkan omzet dan profit bisnis kita. Gunakan LEVERAGE. Ngomong2 soal LEVERAGE ternyata Brad Sugars hanya memodivikasi ilmu yang ditemukan oleh Guru Marketing Dunia Jay Abraham dalam Stelh Marketing. Ke lima langkah dalam LEVERAGE adalah:

1.PROSEPEK. Perbanyaklah prospek atau calon pelangggan atau pembeli produk yang akan anda jual.Semakin banyak prospek semakin besar kemungkinan pembeli produk anda

2.KONVERSI.Dari sekian banyak calon pembeli pastilah hanya sekian persen yang akan benar2 membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan. Bagaimana agar persentase pembeli ini menjadi besar anda bisa pelajari di modul ke 3

3.JUMLAH TRANSAKSI. Berapa kali konsumen membeli produk atau jasa yang kita tawarkan dalam sehari, seminggu, sebulan ,setahun. Semakin sering mereka membeli semakin besar omzet dan rprofit yang kita terima

4.RATA2 TRANSAKSI.Kita juga dapat memperbesar jumlah yang dibeli oleh setiap konsumen sekali belanja. Sebagai contoh, Anda pasti pernah mengalami kejadian seperti ini ketika membeli di Mc Donald,"Pesan apa pak? Mau coba gourmetnya? Mau Tambah telurnya?. Nah itu yang dinamakan tie up. Tie up adalah upaya menawarkan produk tambahan kepada pembeli. Dan hasilnya dengan Tie up omzet penjualan McD naik 38% (Menurut karyawan saya yang bekerja sebagai tenaga riset di McD)

5,MARGIN. Berapa keuntungan yang Anda peroleh dari masing2 produk item yang Anda jual. Dapatkan margin keuntungannya ditingkatkan 10%, 20%?

Detail dari penjelasan diatas dapat Anda pelajari di website saya www..bisnis2121.com atau bisa juga langsung klik disini

Namun seberapa keras kita berusaha dan mempelajari serta menerapkan semua strategi yang Ada, Allah semualah diatas segalanya. Shalat dhuha setiap hari dua raka’at akan memperlancar rezeki kita. Banyak silaturrahmi bukan hanya memperpanjang umur juga meningkatkan rezeki

Valentino Dinsi (www.8Rahasia.com)

Penyeru Keseimbangan Hidup Dunia Akhirat

Spiritual Entrepreneur Terbaru

blog comments powered by Disqus