Studi di Oldenburg (2)
Ini sering terjadi dan anehnya walau begitu berat beban yang menghimpit kami, kami masih bisa bercanda satu sama lain, pergi ke supermarket sama-sama, atau saling bercerita mengenai rencana sesudah kuliah. Pernah suatu saat ketika cara kami bekerja ini membuat kami harus menanggung beban puncak, di mana harus mengumpulkan tiga laporan sekaligus, maka tidak ada jalan lain, kami bagi tiga laporan ini kepada masing-masing kami. Dan anehnya masing-masing kami mampu mengerjakannya dan selesai pada waktunya. Sampai sekarang saya tidak mengerti bagaimana bisa terjadi ketika kami berpisah, hasilnya jadi, tetapi ketika bertemu malah tidak jadi-jadi.
Baca selengkapnya →