Sempat Mimpi Rasulullah, Tariq Bersemangat Taklukkan Andalusia

Thariq bin Ziyad bermimpi bertemu Rasulullah sebelum berjihad. Andalusia, Spanyol(picturesspain.com)

Andalusia, Spanyol(picturesspain.com)

eramuslim.com – Spanyol atau Andalusia pernah jatuh ke dalam kepemimpinan Islam. Namun demikian, jauh sebelum kekuasaan Islam meredup dari negeri pengusung laga ‘El-Clasico’ itu, terdapat sekelumit kisah pasukan Islam jelang penaklukkan.

Dalam buku “Islam di Spanyol” karya Ryan Mayer disebutkan, setelah merasa cukup dengan data-data intelijen yang didapat, Musa bin Nushair menyiapkan sekitar 7.000 pasukan. Adapun pasukan tersebut terdiri dari beragam suku, yakni Berber, Arab, hingga Negro untuk menyerang Andalusia.

Komando pasukan itu pun diserahkan kepada Jenderal Muslim yang taat yang menjadi orang kepercayaan Musa, Thariq bin Ziyad.

Untuk mendampingi Thariq, Musa membekalinya dengan memberikan pendamping berupa perwira-perwira yang cakap seperti Tarif bin Malik dan Mugheyt al-Rumi.

Sedangkan untuk menyeberangi Selat Hercules, pasukan Islam menggunakan kapal-kapal yang disediakan oleh Julian (Gubernur Vandal). Selain menyediakan kapal-kapal, Julian juga menyediakan para pemandu jalan serta mata-mata yang bertugas memecah belah pasukan Visigoth.

Setelah dirasa siap, pasukan Islam pun berangkat pada Rajab tahun 92 Hijriyah atau bertepatan dengan 30 April tahun 711 Masehi.

Dalam perjalanan menyebrangi Selat Hercules itu, Thariq bin Ziyad sempat tertidur dan bermimpi bertemu Rasulullah.

Dalam mimpinya, Rasulullah SAW dikelilingi orang-orang Muhajirin dan Anshar yang seluruhnya menggenggam pedang dalam mimpi tersebut.

Dalam kondisi itu di dalam mimpi Thariq, dia mendengar Rasulullah berkata: “Janganlah gentar, wahai Thariq! Sempurnakanlah apa yang ditakdirkan bagimu untuk melakukannya,”.

Mimpi itu lantas mempengaruhi jiwa Thariq begitu besar. Sehingga ketika ia terbangun dari tidurnya, ia merasa sangat bahagia dan bersemangat.

Thariq pun menyampaikan perihal mimpinya kepada para prajuritnya. Hal ini membuat semangat jihad mereka bergelora dan melambung tinggi.