Presiden Libya: Digantungnya Umar Mukhtar Sama dengan Disalibkannya al-Masih

Sabtu, 13/06/2009 06:02 WIB | Arsip | Cetak

Presiden Republik Arab Sosialis Libya Agung, Moammar al-Qadhafi mengawali rangkaian kunjungannya ke Italia, negara bekas penjajahnya dulu, pada Rabu (10/6) kemarin. Kunjungan ini adalah kali yang pertama sepanjang sejarah.

Qadhafi datang ke Italia dengan mengenakan baju militer lengkap dengan lencananya, tidak memakai jubah khas Libya sebagaimana biasanya. Uniknya, salah satu lencana yang paling mencolok di baju Qadhafi adalah gambar Shaikh Umar Mukhtar, pemimpin spiritual Libya dan juga bapak perjuangan kemerdekaan negara itu yang wafat digantung Italia.

Dengan memakai lencana bergambar tokoh besar Libya yang dijuluki Singa Padang Pasir itu, bukan berarti Qadhafi hendak memprovokasi dan menjatuhkan hubungannya dengan Italia, tetapi justru Qadhafi menegaskan jika sejarah kelam penjajahan Italia atas Libya sudah "termaafkan".

Selain itu, tokoh revolusi Libya itu juga menegaskan, jika bagi rakyat Libya, digantungnya sang tokoh Syaikh Umar Mukhtar laiknya disalibkannya al-Masih dalam keyakinan umat Kristen.

"Karena kecintaan mereka terhadap sosok al-Masih, orang-orang Kristen memakai salib. Dan saya, karena kecintaan saya terhadap Syaikh Umar Mukhtar, saya pakai lencana ini," jelas Qadhafi.

Kunjungan Qadhafi ke Italia mendapat sambutan yang hangat dan sangat terhormat. Segulung karpet merah digelar untuk menyambut kedatangan Qadhafi, serta disambut langsung oleh PM Italia Silvio Berlusconi.

Dalam jumpa pers yang digelar di Roma, Qadhafi mengisyaratkan pihaknya berkomitmen untuk menghapuskan sejarah kelam penjajahan Italia atas negerinya. Hal senada juga dinyatakan oleh PM Italia dengan menegaskan bahwa "pintu masa lalu yang kelam itu telah tertutup".

Sebagai bentuk penghormatannya pula, televisi Italia secara khusus memutar film "Singa Padang Pasir" yang mengisahkan sosok Syaikh Umar Mukhtar dan sejarah perjuangan kemerdekaan rakyat Libya melawan penjajahan Italia.

Selain itu, Qadhafi juga disambut di gedung dewan senat Italia, memberikan ceramah umum kepada rakyat Roma, hingga disiapkan sebuah taman mewah di kota Roma yang dipancangkan di dalamnya kemah khas Libya untuk Qadhafi. (L2/db)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang