Salah Kirim Pesan Tahun Baru, Pejabat Sepakbola Iran Mundur

Buntut dari "pesan tahun baru" yang salah kirim, seorang pejabat di Federasi Sepakbola Iran (IFF) terpaksa harus mengundurkan diri setelah tak sengaja sebuah email yang berisi selamat tahun baru yang ia kirim - ikut terkirim juga ke Asosiasi Sepak Bola Israel, media Iran melaporkan pada hari Ahad kemarin (3/1).
Pejabat IFF yang mengundurkan diri tersebut adalah direktur hubungan luar negeri, Mohammad-Mansour Azimzadeh, yang dirinya merasa malu setelah email itu terkirim atas namanya ke pejabat Israel, yang memicu presiden federasi sepak bola Iran - Ali Kafashian - menyatakan "penyesalan yang mendalam."
"Federasi Sepakbola Iran mengatakan bahwa pesan ucapan selamat Tahun Baru dikirim setiap tahunnya untuk semua anggota FIFA kecuali kepada federasi sepak bola rezim Zionis Israel, padahal daftar alamat federasi sepak bola Israel telah dihapus dari list yang akan dikirim pesan selamat tahun baru," kata sebuah pernyataan IFF yang diterbitkan oleh kantor berita Fars.
Pernyataan tersebut menambahkan bahwa seorang karyawan FIFA Navan Amir yang merupakan warga Israel keturunan Iran lah yang memforward pesan selamat tahun baru IFF ke federasi sepak bola Israel, namun Mohammad Ali Ardebili, kepala asosiasi sepak bola Iran untuk hubungan luar negeri mengatakan kepada Radio militer Israel bahwa ia telah mengirim surat kepada semua asosiasi sepak bola di seluruh dunia dan mengatakan email yang sampai ke Asosiasi Sepak Bola Israel adalah sebuah kesalahan.
Email yang dikirim pada hari Jumat - bertepatan dengan tahun baru - telah mendorong Israel untuk merespon pesan selamat tahun baru tersebut dengan sebuah surat yang mengatakan: "Kami berterima kasih kepada Anda dan kami ucapkan selamat Tahun baru dan berharap semua orang baik di Iran dalam kondisi bahagia di tahun baru ini" dengan icon mengedip ditambahkan dalam akhir email.
Iran dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik atau hubungan dagang dan sedang berselisih atas dugaan program nuklir yang dikembangkan pemerintah Iran, negara-negara Barat meyakini bahwa Iran sedang mengembangkan pembuatan bom nuklir, namun Teheran bersikeras program mereka itu untuk tujuan damai.(fq/aby)
Lainnya (Arsip)
- Hamas: Bersama Hizbullah Akan Kami Hadapi Agresi Israel
Senin, 04/01/2010 13:53 WIB - Pengadilan Mesir Putuskan Mahasiswi Berniqab Dilarang Ikut Ujian
Senin, 04/01/2010 11:25 WIB - AS dan Inggris Tutup Kedubesnya di Yaman
Senin, 04/01/2010 10:02 WIB - Hasan Turabi Calon Presiden Sudan?
Senin, 04/01/2010 10:02 WIB - Rakyat Afghanistan Inginkan Penerapan Syariah Islam
Senin, 04/01/2010 08:00 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




