Rumah Minimalis 1 Lantai

Abu Azzam – Kamis, 15 Safar 1432 H / 20 Januari 2011 06:20 WIB

Assalamu’alaikum wr wb

Alhamdulillah kami diberi rejeki oleh Allah SWT untuk beli tanah seluas 156 m2 (lebar muka 8,5 m dan panjang 18,3 m). Insyaallah kami berencana akan membangunnya. Untuk itu kami mohon bantuan Bapak untuk desain rumahnya. Kami berencana akan membangun bangunan rumahnya dengan luas 90 m2 saja sedangkan sisanya untuk kebun di belakang rumah dan taman di depan rumah. Adapun rincian kebutuhan kami sebagai berikut :

1. Kamar tidur utama dan kamar mandi di dlm ( ukuran 4 x 4 m)

2. Kamar tidur anak 2 buah

3. Ruang tamu

4. Kamar mandi

5. Ruang keluarga plus ruang makan

6. Dapur

7. Mushola

8. Tempat menjemur pakaian (di belakang rumah)

9. Menara untuk tangki air di belakang

10. Garasi mobil/motor atau carport

Insyaallah kami akan membangunnya untuk satu lantai saja. Untuk itu mohon bantuannya. Atas bantuan dan perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum wr wb

Kurnia Wiji P. (di Bogor)

Assalaamu’alaikum wrwb

Bapak Kurnia di Bogor, rumah satu lantai memang merupakan rumah yang hemat. Jika lahan yang ada memadai. Karena tidak perlu membuat pondasi struktur tingkat yang mahal serta cor dak beton. Sekali lagi, jika memang kebutuhan ruangnya cukup di lahan tersebut. Jika tidak, apa boleh buat. 2 lantai memang menjadi pilihan terakhir.

Hematnya lantai satu juga bisa ditinjau dari harga per meter perseginya. Bangunan 2 lantai harga per meter perseginya membengkak. Karena ia menanggung beban biaya struktur lantai 2. Jadi sekali lagi, jika memang cukup maka lantai satu adalah salah satu solusi hemat.

Dan nampakanya setelah diolah cukup. Semua ruang tidur dikelompokkan di kanan. Dengan tetap memberikan taman bagi mereka. Hingga privasi dan sirkulasi udara terjaga dengan baik. Ruang tamu saya buat terpisah. Dengan harapan jika bagian ini ingin dibangun terpisah akan mudah pelaksanaannya. Lalu di tengah saya buat saja hall terbuka. Mulai dari musholla , ruang makan dan r keluarga. Dengan akses cahaya dari taman belakang dan glass block ruang cuci jemur akan membuat 3 ruang ini kaya cahaya.

Ini bagian mukanya. Terlihat atap ruang tamu yang terpisah. Jadi memudahkan penerapan konsep rumah tumbuh. Pintu masuk tetap 2 dari arah muka. Akan memudahkan juga konsep 2 pola sirkulasi. Publik area dan service/private area.

Sisi kanan bangunan terdapat talang beton atau parapet. Air berkumpul di sini lalu dibuang ke depan. Selain itu kita juga bisa membuat void pada bagian lubang yang bersentuhan dengan area taman di 3 ruang tidur. Jadi sirkulasi hawa dan cahaya masuk menelisik dari arah sisi kanan tembok.

Untuk 3 dimensi yang terkahir ini, saya coba jelaskan pola pengembangan lantai 2 jika kelak ingin ada. Rencananya lantai 2 untuk ruang cuci jemur saja. Jadi ruang cuci jemur lama bisa disulap jadi taman dalam yang asri dan hijau. Dengan konsep box abu-abu bergaris maka ia tampil sebagai pemanis fasade.

Berikut gambar denahnya. Sederhana bukan ? Hanya membuat cor dak beton di atas dapur. Bisa dikerjakan sekarang atau nanti saja jika dananya sudah ada. Tidak mengganggu aktivitas lantai satu yang sudah jadi. Karena terpisah bangunannya.

Demikian netters sekalian. Cukup sekian dulu perjumpaan kita kali ini. Selamat menunaikan ibadah shoum sunnah. Bagi anda yang berpuasa sunah senin – kamis atau yang memang masih estafet puasa ayyamul bidh 3 hari mulai dari hari Selasa kemarin. Puasa sunah 3 hari tiap pertengahan bulan.

Robbana, tangan kami, kaki kami, mulut kami, mata hati kami. Luruskanlah, kukuhkanlah di jalan cahaya sempurna. Mohon karunia kepada kami. Hamba – Mu yang hina.

Wassalaamulaikum wrwb

Andan Nadriasta, St – andanarsitek@yahoo.com

Konsultasi Arsitektur Terbaru

blog comments powered by Disqus