Sumur Untuk Air Hujan

Bangun Rumah 123 – Kamis, 3 Jumadil Awwal 1434 H / 14 Maret 2013 05:57 WIB

Assalaamu’alaikum wrwb
Pak Andan di eramuslim, apakah air hujan dapat ditampung ? Lalu pemanfaatannya untuk apa ? Apakah air hujan tersebut bisa diminum ? Demikian pertanyaan kami. Terimakasih atas jawabannya.
Wassalaamu’alaikum wrwb
Nana Sumpena
Wa’alaikum salam wrwb
Pak Nana Sumpena sekeluarga, semoga kita senantiasa diberikan hidayah Allah. Amin ya Robbala ‘alamin. Berkaitan dengan pertanyaan seputar resapan air hujan, maka ada 2 sistem yang bisa kita terapkan di lapangan.
Yang pertama bernama resapan air hujan. Bentuknya mirip dengan sumur resapan di sebelah septictank. Isinya juga sama. Batu kali/batu apung , ijukĀ  dan koral/ batu split . Kedalamannya cukup 1 sampai dengan 1.5 meter saja. Yang jelas semakin dalam semakin bagus. Karena daya tampung nya semakin besar.
Konsep pertama ini tidak dapat menampung air hujan. Karena hanya bersifat menyalurkan air hujan dari talang saja. Hingga air tanah menjadi terjaga. Saat kemarau kandungan air tanah kita masih baik. Manfaat lain adalah bagi lingkungan sekitar. Air dari kucuran atap kita tidak kemana-mana. Jadi tidak akan membuat saluran di depan rumah kita penuh.
Konsep ke dua biasa di sebut ground tank. Disebut demikian karena bentuknya memang mirip dengan toran air yang biasa adanya di atas atap rumah kita. Namun karena judulnya ‘ground’ , maka ia berada di bawah tanah.
Bentuknya mirip dengan septik tank. Karena ia bersifat bak penampungan air. Menggunakan dinding bata diplester dan lantai plester aci lalu tutup atas cor beton. Kedalamannya bisa 1,5 sampai 2 meter. Sama juga dengan sumur resapan, semakin besar tentu semakin baik. Karena semakin besar daya tampungnya.
Namun di toko material kini juga sudah ada ground tank yang dijual. jadi tidak perlu repot – repot memasang bata di bawah atau bikin plat beton cor untuk penutupnya. Kita cukup membuat galian saja. Sesuai dengan kedalaman ground tank tersebut.
Fungsi ground tank adalah untuk menampung air. Jika air yang masuk adalah air PAM atau air tanah, maka kita dapat mengkonsumsinya untuk diminum. Tentu dimasak dulu sebelumnya. Sementara itu, untuk air hujan pemanfaatannya sebatas untuk menyiram tanaman. Saya tidak tahu persisnya apakah air hujan yang ditampung di ground tank bisa dimasak dan juga diminum.Karena saya bukan ahli kimia. Namun prinsip kerja bangunan saya paham. Jadi silahkan di konsultasikan ke ahli kimia jika memang air hujan ingin juga dikonsumsi.
Demikian keterangan saya, semoga bermanfaat.
Wassalaamu’alaikum wrwb
Andan Nadriasta, ST – andanarsitek@yahoo.com

Konsultasi Arsitektur Terbaru

blog comments powered by Disqus