Adegan Merokok secara Frontal di Televisi
Pada Selasa, 29 September 2009, tanpa sengaja saya melihat acara di Stasiun TV berita swasta yang sedang menampilkan acara Expedition. Betapa terkejutnya saya saat mendapati adegan sang presenter merokok yang diekspose dengan sangat jelas. Bahkan secara eksplisit, sang presenter, memperlihatkan rona kenikmatan saat merokok. Terlebih, sang presenter adalah perempuan, yang notabene masih dianggap tak lazim untuk merokok.
Bagaimana mungkin stasiun televisi nasional bisa meloloskan adegan tersebut sementara iklan rokok saja dilarang menampilkan adegan merokok. Hal ini seolah menjadi kampanye terbuka ajakan merokok. Sementara di beberapa daerah telah diberlakukan larangan merokok di depan/ruang publik.
Bagaimana bila acara itu ditonton oleh anak-anak di bawah umur? Tentunya menjadi pelajaran yang sangat buruk bagi mereka. Betapa mengecewakan saat kampanye merokok justru dilakukan oleh stasiun televisi secara frontal.
Sarimin ([email protected])
Lainnya (Arsip)
- Hak Jawab Atas Razia Cadar, Orang Berjenggot, dan Berjubah
Selasa, 15/09/2009 09:36 WIB - Huru-hara Hubungan Indonesia - Malaysia
Senin, 14/09/2009 09:07 WIB - Tanggapan Berita Perkembangan Nasyid
Kamis, 03/09/2009 15:44 WIB - Merangkul Malaysia Ganyang Zionis Israel
Rabu, 02/09/2009 11:16 WIB - Perjodohan Tidak Islami di TV Swasta 2
Rabu, 26/08/2009 11:00 WIB
Suara Pembaca
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




