Hukum Menghadiri Pemakaman Non Muslim

Selasa, 25/08/2009 11:30 WIB | Arsip | Cetak   Kirim Pertanyaan

Assalamualaikum Pak Uztad,

Saya mau bertanya, bolehkah kita menghadiri prosesi pemakaman seorang sahabat kita yang bukan muslim, dimana proses pemakamannya terdapat upacara-upacara tertentu. Apakah ada perbedaan bila kita hanya datang tanpa mengikuti tanpa mendoakannya serta yang datang serta mengikuti prosesi kematiannya.

Trimakasih, Wassalamualaikum

Herizull

Jawaban

Waalaikumussalam Wr Wb

Saudar Herizull yang dimuliakan Allah swt

Tentang ta’ziyah seorang muslim kepada orang kafir maka para imam madzhab, Syafi’i dan Abu Hanifah didalam sebuah riwayatnya mengatakan bahwa seorang muslim diperbolehkan berta’ziyah kepada orang kafir atau sebaliknya dan orang kafir itu bukanlah orang kafir yang memerangi kaum muslimin.

Sedangkan Imam Malik mengatakan bahwa seorang muslim tidak boleh berta’ziyah kepada orang kafir.

Ibnu Qudamah dari kalangan ulama madzhab Hambali mengatakan bahwa seorang muslim boleh berta’ziyah kepada seorang kafir. (al Mausu’ah al Fiqhiyah juz II hal 4466)
Dalil yang dipergunakan oleh mereka yang membolehkan berta’ziyah kepada orang-orang kafir yang tidak memerangi kaum muslimin adalah firman Allah swt :

لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُم مِّن دِيَارِكُمْ أَن تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ


Artinya : “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu Karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.” (QS. Al Mumtahanah : 8)

Adapun mendoakannya baik dengan mengatakan ”al Marhum” artinya yang dirahmati atau ”dirinya telah kembali menuju rahmat Allah” atau ”semoga Allah mengampuni dosa-dosanya” maka tidaklah dibenarkan karena rahmat Allah hanyalah dikhususkan hanya untuk orang-orang yang beriman kepadanya dan mengikuti jalan nabi-Nya begitu pula dengan larangan memintakan ampunan terhadapnya yang telah mati dalam keadaan kafir, sebagaimana didalam firman-Nya :

مَا كَانَ لِلنَّبِيِّ وَالَّذِينَ آمَنُواْ أَن يَسْتَغْفِرُواْ لِلْمُشْرِكِينَ وَلَوْ كَانُواْ أُوْلِي قُرْبَى مِن بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُمْ أَصْحَابُ الْجَحِيمِ


Artinya : ”Tiadalah sepatutnya bagi nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat (nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu adalah penghuni neraka jahanam.” (QS. At Taubah : 113)

Ayat itu meskipun menerangkan tentang larangan terhadap orang-oang musyrik bukan berarti tidak berlaku terhadap orang-orang Yahudi dan Nasrani karena mereka semua tetap termasuk didalam firman Allah swt :

وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلاَمِ دِينًا فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Artinya : ”Barangsiapa mencari agama selain agama islam, Maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (QS. Ali Imron : 85)

Wallahu A’lam

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Ustadz Menjawab

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang