Imam Lupa Sujud Terakhir

Selasa, 22/06/2010 10:28 WIB | Arsip | Cetak   Kirim Pertanyaan

Assalamualaikum Ustad,

Beberapa hari lalu saya salat Maghrib berjamaah. Ketika rakaat terakhir, imam kelupaan sujud terakhir. Setelah iktidal, dia langsung sujud dan langsung tahiyat. Jamaah di belakangnya mengingatkannya, lalu dia sujud sebentar dan ucapkan salam. Sahkah salat kami saat itu dan seharusnya apa yang dilakukan imam. Karena ragu, saya pun mengulang salat Maghrib tersebut sendirian. Mohon penjelasannya.

Nazir

Jawaban

Waalaikumussalam Wr Wb

Saudara Nazir yang dimuliakan Allah swt

1. Jika imam lupa didalam shalatnya maka sesungguhnya Rasulullah saw memerintahkan para makmum untuk mengingatkannya dengan sabdanya,”Sesungguhnya aku ini hanyalah manusia seperti kalian yang bisa lupa sebagaimana kalian juga bisa lupa, maka jika aku terlupa ingatkanlah.” (HR. Bukhori)

Karena itu hendaklah jamaah masjid mengucapkan tasbih kepada imam agar ia menyadarinya sehingga melakukan sujud yang terlupa.

2. Sujud pertama dan kedua adalah diantara rukun-rukun shalat dan tidaklah shalat tanpa keduanya. Barangsiapa yang sengaja meninggalkan keduanya atau meninggalkan salah satu dari keduanya maka dia berdosa dan shalatnya batal.

Sedangkan barangsiapa yang kelupaan atas keduanya atau salah satu dari keduanya maka diwajibkan baginya saat teringat agar melakukan apa yang terlupa itu baik dirinya sebagai imam, makmum atau ketika dirinya shalat sendirian. Dan barangsiapa yang tidak melakukannya maka shalatnya tidaklah sah.

Syeikh Muhammad bin Shaleh al Utsaimin—semoga Allah merahmatinya—: Rukun adalah wajib dan ia melebihi berbagai kewajiban namun terdapat perbedaan atasnya yaitu rukun tidaklah gugur dengan sujud sahwi sedangkan kewajiban dapat gugur dengan sujud sahwi sehingga diharuskan baginya sujud sahwi dan ini berbeda dengan rukun. Karena itu siapa yang kelupaan salah satu rukun maka tidaklah sah shalatnya kecuali dengannya.” (Asy Syarh al Mumti’ 3/315)

Dia berkata juga,”Dalil bahwa rukun tidaklah bisa diperbaiki dengan sujud sahwi adalah Nabi saw pernah mengucapkan salam setelah dua rakaat shalat zhuhur atau ashar maka beliau saw menyempurnakannya dan melakukan apa yang terlupa itu lalu melakukan sujud sahwi. Ini menunjukkan bahwa rukun tidaklah gugur dengan sujud sahwi dan diharuskan baginya untuk melakukan rukun yang kelupaan itu.” (Asy Syah al Mumti’ 3/323) –Fatawa al Islam Sual wa Jawab juz I hal 4705)

Dan apa yang dilakukan imam shalat anda dengan sujud sebentar lalu mengucapkan salam; jika sujud itu dimaksudkan sebagai sujud sahwi tanpa didahului sebelumnya dengan melakukan rukun (sujud) yang terlupa maka shalatnya tidaklah sah dan diwajibkan bagi mereka mengulangi shalatnya. Akan tetapi jika sujud itu adalah sujud yang terlupa lalu dia bertahiyat kemudian salam maka shalatnya dan shalat makmumnya sah. Dan hendaknya setelah salam, imam dan para makmumnya melakukan sujud sahwi meski sujud sahwi ini boleh juga dilakukan sebelum mengucapkan salam.

Wallahu A’lam

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Ustadz Menjawab

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang