Menggapai Shalat Khusyu'
Assalamualaikum wr.wb
Ustad sigit yg sya hormati,,,
saya ingin bertanya,bagaimana sholat seseorang bisa dibilang sudah khusu,,,
soalnya sampai sekarang sya belum merasa sholat sya itu sudah khusuyu,,,
terima kasih,
wasalamualaikum wr.wb
ichai
Jawaban
Waalaikumussalam Wr Wb
Saudara Ichai yang dimuliakan Allah swt
Al Qurthubi mengatakan bahwa khusyu adalah suasana didalam jiwa yang tertampakkan pada anggota tubuhnya berupa ketenangan dan ketundukan. Sedangkan Qatadah mengatakan bahwa khusyu didalam hati berupa rasa takut dan memejamkan mata ketika shalat.
Diantara nash-nash yang berbicara tentang tuntutan khusyu didalam shalat ini :
الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ
Artinya, ”(yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam sembahyangnya.” (QS. Al Mukminun : 2)
وَاسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلاَّ عَلَى الْخَاشِعِينَ
Artinya : ”Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'.” (QS. Al Baqoroh : 45)
Diantaranya pula, hadits ’Uqbah bin ’Amir bahwa dia mendengar Rasulullah saw bersabda,”Tidaklah seorang muslim berwudhu lalu membaguskan wudhunya kemudian berdiri melakukan shalat dua raka’at dengan ketundukan hati dan wajahnya kecuali wajib baginya surga.” (HR. Muslim)
Dari Utsman berkata,”Aku mendengar Rasulullah saw bersabda,”Tidaklah seorang muslim mendatangi shalat wajib lalu membaguskan wudhu, khsuyu dan ruku’nya kecuali ia menjadi pelebur dosa-dosanya yang lalu kecuali dosa besar. Dan itu berlaku sepanjang masa.” (HR. Muslim)
Sedangkan hukum khusyu itu sendiri adalah sunnah dari sunnah-sunnah shalat menurut jumhur ahli ilmu. Mereka menganggap sah orang yang didalam shalatnya memikirkan urusan-urusan duniawi selama dia tetap melakukan gerakan-gerakan shalatnya secara baik.
Oleh karena itu hendaklah setiap orang yang shalat memperhatikan perkara-perkara berikut agar khusyu didalam setiap shalatnya :
1. Tidak menghadirkan didalam hatinya kecuali segala sesuatu yang ada didalam shalat.
2. Menundukkan anggota tubuhnya dengan tidak memain-mainkan sesuatu dari anggota tubuhnya, seperti : jenggot atau sesuatu yang diluar anggota tubuhnya, seperti : meratakan selendang atau sorbannya. Hendaknya penampilan lahiriyahnya menampakkan keskhuyuan batiniyahnya.
3. Hendaklah merasakan bahwa dirinya tengah berdiri dihadapan Raja dari seluruh raja Yang Maha Mengetahui segala yang tersimpan dan tersembunyi.
4. Mentadabburi bacaan shalatnya karena hal itu dapat menyempurnakan kekhusyuan.
5. Mengosongkan hatinya dari segala kesibukan selain shalat karena hal itu dapat membantunya untuk khsusyu dan janganlah memperpanjang atau melebarkan pembicaaan didalam hatinya. (al Mausu’ah al Fiqhiyah juz II hal 6643)
Wallahu A’lam
Lainnya (Arsip)
- Alasan 17 Ramadhan sebagai Nuzulul Qur'an
Jumat, 28/08/2009 10:38 WIB - Shalat Tahajud Setelah Witir Tarawih
Kamis, 27/08/2009 12:26 WIB - Keuntungan Meninggal di Bulan Ramadhan
Kamis, 27/08/2009 10:09 WIB - Manfaat Shalat Dhuha
Rabu, 26/08/2009 16:57 WIB - Hadits Tidurnya Orang Puasa Ibadah
Rabu, 26/08/2009 10:47 WIB
Ustadz Menjawab
Terkait
- Idul Adha di Tokyo Khutbah dalam Tiga Bahasa
- Jadilah Bagian Dari Orang orang Yang Terpilih
- Shalat Batal Saat Berada Ditengah Jamaah Shalat
- Hukum Shalat Subuh Tidak Pada Waktunya
- Suriah Idhul Adha Kekerasan Terus Berlanjut
- Shalat di Tempat Kerja Glenn Mack Harus Dipecat dari Pekerjaannya
- Mulai Terapkan RUU Muadzin Israel Sita Speaker Masjid di Jaffa
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
5 Langkah Pengadaan Sarana Air Bersih di Gunung Kidul, Yogyakarta
Kalau kita mengenal sawah tadah hujan, yakni sawah yang sumber air utamanya dari air hujan, ternyata ada juga beberapa desa di Indonesia yang “hidup” hanya saat musim hujan. Mengapa demikian ? k…
Aksi Cepat Tanggap
ACT Bantu Korban Banjir Tangerang
Setelah menyalurkan bantuan di Perumahan Taman Cikande, Tangerang, tim Aksi Cepat Tanggap (ACT), Senin sore (16/1/2012) kembali bergerak menuju lokasi banjir lainnya. Lokasi itu adalah Desa Patrasan…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




