“Ramadhan Terbaikku” di Masjid Baitul Ihsan

Manajemen Masjid Baitul Ihsan (MMBI) memang tahu memanfaatkan momen. Ramadhan kali ini digaungkan sebagai Ramadhan Terbaikku oleh MMBI, bukan hanya untuk pengurus dan pengelola masjid tapi juga harapannya dapat menular ke masyarakat. Untuk itulah, digelar seabreg kegiatan untuk memaksimalkan momen Ramadhan kali ini sebagai Ramadhan Terbaikku.

Setiap Sabtu dan Ahad para jamaah akan ‘dimanjakan’ dengan pelatihan. Sebut saja, pelatihan manajemen masjid, pelatihan keuangan syariah, pelatihan pengurusan jenazah, pelatihan manajemen taqwa, dan yang tidak kalah menarik adalah workshop parenting yang baru kali ini diadakan di Masjid Baitul Ihsan atau yang lebih dikenal dengan masjid BI.

Selain menggelar pelatihan, MMBI juga mengadakan berbagai kegiatan selama Ramadhan, yaitu taushiah dzuhur dan buka bersama untuk umum yang dilaksanakan setiap hari, lalu kajian muslimah dan buka bersama Deputi Gubernur setiap Jumat, Ramadhan Fair, pesantren anak dan remaja, itikaf, dan waqaf alquran. Setiap harinya, MMBI menyiapkan 700-800 paket ta’jil untuk musafir, para jamaah, dan masyarakat umum.

Jamaah masjid BI beragam, mulai dari pegawai Bank Indonesia, karyawan outsourcing yang bekerja di Bank Indonesia, pekerja di sekitar Bank Indonesia, dan masyarakat umum. Tak heran, masjid BI merupakan salah satu masjid yang banyak diminati masyarakat.

Selain manajemen yang profesional, masjid ini juga dilengkapi dengan sarana yang membuat nyaman para jamaah, juga termasuk kapasitasnya yang dapat menampung 6000—7000 orang. Meskipun begitu, masjid ini pun terus berbenah diri dengan merenovasi beberapa bagian masjid. Memang, kendala yang dihadapi MMBI adalah sarana untuk itikaf, khususnya tempat beristirahat. Sebisa mungkin, MMBI terus memperbaikinya hingga para jamaah dapat nyaman untuk beribadah. Sebaliknya, jamaah pun diharapkan dapat menjaga fasilitas masjid dan juga mematuhi tatatertib yang telah dibuat, misalnya dengan tidak mencuci di masjid.

Masjid Baitul Ihsan mengandung arti “tempat orang yang percaya bahwa dalam menjalani gerak, langkah dan pikiran dalam kehidupan, dirinya selalu diawasi oleh Allah swt”. Arti ini mencakup unsur integritas dari pimpinan dan pegawai Bank Indonesia kepada lembaga dalam melaksanakan tugasnya.

Dalam dokumen Direktorat Logistik dan Pengamanan pada pertengahan November 1999, Dewan Gubernur menyepakati Baitul Ihsan sebagai nama Masjid Kompleks Perkantoran Bank Indonesia. Selanjutnya, pada acara Peresmian dimulainya Pembangunan Masjid KOPERBI oleh Gubernur Bank Indoensia, masjid ini secara resmi diberi nama Baitul Ihsan. (buku panduan Masjid Baitul Ihsan)

Pada acara peresmian Masjid Baitul Ihsan, 18 Mei 2001, Gubernur Bank Indonesia pada waktu itu, Syahril Sabirin, menyatakan bahwa Masjid Baitul Ihsan diharapkan mampu membentuk SDM Bank Indonesia sebagai pribadi yang ihsan dan berakhlak mulia serta selalu berpedoman bahwa tugas yang dilaksanakannya merupakan amanah dari Allah swt. Meski di awal pendiriannya masjid ini diperuntukkan bagi pegawai BI, namun, karena fungsinya sebagai tempat ibadah, masjid BI mau tak mau juga membuka diri bagi masyarakat di sekitarnya.

MMBI masih menghadapi berbagai tantangan, di antaranya minat pegawai BI (yang notabene sebagai objek utama masjid BI) dalam kegiatan yang diselenggarakan masjid rupanya masih rendah meskipun ada peningkatan. Salah satu upaya yang dilakukan MMBI untuk mengatasi tantangan tersebut adalah dengan mengadakan pengajian lepas sore bertema tasawuf setiap hari Rabu. Selain itu, menjelang ifthor dalam buka bersama Deputi Gubernur, MMBI menampilkan talkshow yang diisi oleh ustadz yang berkompeten di bidangnya, misalnya Syafei Antonio di bidang ekonomi Islam, ustadz Wijayanto di bidang psikologi Islam, dsb.

Terlepas dari problema tersebut, para jamaah masih dapat mengisi Ramadhan kali ini dengan mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan MMBI sejak setahun lalu ini. Salah satu kegiatan yang tak boleh dilewatkan adalah qiyamul lail 3 juz per hari yang digelar selama 10 hari terakhir Ramadhan. Jadi, siap jadikan Ramadhan kali ini sebagai Ramadhan Terbaik?!

(Indah)