Mengenal Lebih Jauh Pater Beek dan CSIS (Bag.1)

Eramuslim.com – Ini adalah sosok yang selalu berada di balik layar peta politik nasional Indonesia. Jarang orang mendengar namanya. Tapi kiprahnya, diawal kelahiran Orde Baru, dirasakan semua manusia Indonesia. Dan bukan itu saja, dia juga mengkader banyak orang yang sampai detik ini berada di lingkaran elit negeri, baik secara terbuka maupun tertutup, terlihat maupun tersamar. Dia bernama: Pater Beek, SJ. SJ kepanjangan dari Serikat Jesuit. Berikut tulisan dari Djoko Edhi Abdurrahman, Anggota Komisi III DPR (2004-2009), Advokat, Wasek Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum PBNU:

*

Pater Beek sudah meninggal 1983. Tapi jaringannya, yang terdiri dari CIA, Katolik Roma, PMKRI Radikal, Kasebul, Tentara Jesuit, dan CSIS sendiri sedang dalam masa puncak kemampuan penghancuran saat ini.

Setelah menghancurkan Komunis Indonesia, target jaringan itu adalah penghancuran Islam Indonesia.

Dalam sejumlah diskusi, tak ada perbedaan pendapat bahwa jaringan pemusnah Pater Beek itu, adalah ancaman bagi aktivis Islam. Setelah komunis dipunahkan, sesuai target Pater Beek, adalah penghancuran Islam.

Penghancuran Islam sudah dimulai sejak Orba, dan successfull. PPP (di masa itu) dihabisi oleh Golkarnya Pater Beek, kini tinggal parpol marginal yang tak punya makna bagi Komunitas Islam.