free hit counters
 

Seberapa Yahudi-kah David Cameron?

Saad Saefullah – Rabu, 27 Jumadil Awwal 1431 H / 12 Mei 2010 07:23 WIB

David Cameron baru saja terpilih menjadi perdana menteri Inggris yang baru. Siapakah sebenarnya Cameron?

Cameron, anak sulung yang lahir pada 9 Oktober 1966 dari pasangan Ian Donald Cameron dan Mary Fleur Mount, di wikipedia dituliskan sebagai seorang pemeluk Kristen. Berbicara tentang keyakinannya, Cameron mengatakan: "Saya seorang Kristen, saya pergi ke gereja, saya percaya pada Tuhan. Saya pikir Gereja Inggris dan gereja-gereja lainnya memainkan peran yang sangat penting dalam masyarakat."

Namun menurut seorang sarjana Yahudi, seperti dikutip oleh timesonline, Cameron bisa menjadi keturunan langsung dari Musa yang artinya dihubung-hubungkan mempunyai darah Yahudi.

Para komentator politik telah lama mengetahui bahwa garis keturunan Cameron dari ayahnya adalah seorang imigran Yahudi yang menjadi pengusaha sukses.

Yaakov Wise, seorang peneliti di Universitas Manchester Pusat untuk Studi Yahudi, melacak garis keturunan Cameron dan sampai pada Elia Levita, seorang ilmuwan Yahudi terkemuka abad ke-16. Studi Dr Wise juga menunjukkan bahwa Cameron menggambarkan dirinya sebagai rekan yang sangat antusias terhadap orang-orang Yahudi.

Kakek buyut Cameron, Emile Levita, tiba di Britania Raya dari Jerman pada tahun 1850-an dan bisnisnya meningkat dengan pesat dalam dunia perdagangan, memperoleh kewarganegaraan Inggris tahun 1871 dan menjadi direktur Chartered Bank of India, Australia dan Cina, yang berbasis di London.

Levita menikahi seorang bangsawan Inggris, dan mengirimkan empat anak laki-lakinya ke Eton, sekolah istimewa di Inggris. Anaknya Arthur, seorang pialang saham, menikahi Steffie Cooper, seorang kerabat Raja George III, dan hubungan Cameron dengan monarki bertahan sampai hari ini, ia adalah sepupu kelima dari Ratu Inggris.

Dr Wise juga menelusuri garis leluhur keluarga Elia Levita, 1469-1549, tokoh penting dalam gerakan "Kristen Hebraist," yang memelopori penelitian bahasa Ibrani dan bahasa Yiddish.

Nama Levita adalah bentuk Latin Lewi, yang berarti seorang Yahudi keturunan dari suku Lewi, anak Yakub, dan salah satu suku dari 12 suku asli Israel. Dr Wise mengakui bahwa, bagaimanapun, koneksi Cameron terhadap Musa, sebenarnya kurang menyakinkan sebagai tesis yang agak imanjnatif historis.

Dia berkata: "Ada kemungkinan bahwa Cameron adalah keturunan langsung dari Musa atau setidak-tidaknya, sepupu. Pemimpin orang Lewi pada waktu Eksodus dari Mesir, yang menikah dengan dua anak yang disebutkan dalam Alkitab.



"Namun, kemudian keturunannya sekarang tidak diketahui dan banyak orang Lewi hari ini, namun sering membawa nama keluarga Levy, Levitan atau Levita, bahkan bisa menjadi keturunannya."

Dr Wise mengatakan bahwa catatan Yahudi sangat sulit untuk diikuti.

Lantas seberapa dekatkah Cameron dengan Yahudi?

Barry Edwards, seorang pensiunan dari Hampstead, mengatakan bahwa ia selalu memilih Konservatif, dan Cameron dianggap sebagai rekan yang masih bisa dipertimbangkan. Bahkan sebuah artikel di Ynet mengatakan bahwa Cameron bagus untuk Yahudi. Bahkan pekan ini, dalam totallyjewish, Cameron menegaskan bahwa pemerintahan di bawah Konservatif akan melindungi dan menguatkan komunitas Yahudi, sembari mengatakan pula bahwa garis keturunan Yahudinya merupakan salah satu anugerah dalam hidupnya. (sa/wikipedia/timesonline/ynet/totallyjewish)

Laporan Khusus Terbaru