IKN Ibu Kota Terhijau Dunia Omong Kosong Jokowi

IKN Akan Memperketat Seleksi Calon Investor - Majalah Lintas

Eramuslim.com – Pernyataan Presiden Joko Widodo mengenai konsep Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai omong kosong. Karena fakta lapangan menunjukkan ada penggundulan hutan di Pulau Kalimantan.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira menilai, pernyataan Jokowi menyebut IKN di Kalimantan Timur bakal menjadi ibu kota terhijau di dunia tidak sesuai dengan praktik pembangunan yang dilakukan.

Sebab, Bhima menemukan foto satelit Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) memperlihatkan, perubahan kondisi hutan di Kalimantan setelah dilaksanakan proyek pembangunan IKN.

Bhima memaparkan, foto dari NASA membandingkan kondisi hutan di Kalimantan Timur pada 26 April 2022, di mana kala itu IKN belum mulai dibangun dan kondisi di peta terlihat hamparan hijau masih cukup luas.

Namun ketika masuk periode Februari 2024 ketika proyek IKN sudah mulai berproses pembangunannya, di foto NASA terlihat hamparan hijau tergantikan dengan warna cokelat yang diartikan sebagai tanah.

“Sebenarnya kalau IKN tidak menebang pohon yang ada, dan prosesnya lebih inklusif, mungkin lebih mudah jadi hijau. Ini kan deforestasi dilakukan,” ujar Bhima kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/6).

Karena kebijakan penggundulan hutan yang diperuntukkan pembangunan infrastruktur penunjang pemerintahan pusat, maka Bhima menyimpulkan konsep IKN terhijau di dunia hanya omong kosong Jokowi.

“Itu hutannya jadi gundul di IKN,” demikian Bhima.

(rmol)

Beri Komentar

21 komentar

      1. Sepertinya anda lahir langsung punya kumis dengan gigi lengkap ya, dan rumah anda pun dibangun langsung diletakkan jd tanpa persiapan lahan dulu ya..

  1. Semua butuh proses, yg namanya membangun pasti ada dampaknya gak bisa langsung jadi gak bisa langsung hijau kalau pohonnya gak ditebang mana bisa membangun kita dukung dan doakan semoga sukses Menjadi kenyataan

  2. Itu kan dalam proses pembangunan. Ya pasti ada yang ditebang. Membandingkannya jangan sekarang, tapi 5 s.d 10 tahun yang akan datang baru boleh bikin statement. Tapi ingat statement yang fair.

    1. IKN baru selesai sempurna butuh waktu puluhan tahun, yg perlu diawasi progresnya tetap berwawasan lingkungan. Naif juga kalau IKN bisa tanpa penebangan hutan

  3. Orang pinter tapi gagal paham saya yg hanya lulusan SMA saja sudah paham jangan2 ada muatan propaganda US dibalik itu

  4. Apa bisa bikin gedung di hutan belukar tetapi tidak menebang pohonnya? Jawabnya “omong kosong”

  5. Aneh juga staitmrnya klo mau bangun ya harus ada penebangan ..kecuali ngebangun di atas awan..

  6. Termasuk kantor Era Muslim, karyawan2nya & keluarganya, memangnya rumah & tempat anda bekerja sekarang tidak menebang pohon saat membangun ?

  7. Prediksi dan perencanaan ke depan iya seperti itu , tinggal tata laksana setelah pembangunan sgr di tanami kembali ,,ssuai Rencana mksh
    Green city

    Semangat Teruss pak
    Pantang mundur

  8. Cuma andalkan foto satelit tapi ndhak teliti melihat detail, itu yang hijau berubah menjadi coklat apakah diperiksa dahulu status tanahnya, apakah tadinya adalah lahan hutan perkebunan produktif ataukah benar hutan alami. Memilih kata deforesisasi, hutan, dan penggundulan sebaiknya disampaikan dengan data yang spesifik agar tidak menjadi omong kosong dan berkesan pembodohan.

  9. Wah namanya aja pejabat tinggi di organisasi..otak kok didengkul memangnya bisa membangun tanpa menebang pohon ya? dan penghijauan penanaman pohon pun ada waktu tumbuhnya boss, sepertinya anda lahir sudah langsung berkumis ya??