“Tak Sengaja” Netanyahu Buka Suara soal Israel Tewaskan Relawan Asing di Jalur Gaza

eramuslim.com – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengakui pasukannya telah membombardir rombongan lembaga World Central Kitchen (WCK) yang sedang menyalurkan bantuan di Jalur Gaza, Palestina, pada Senin (1/4).

Netanyahu mengklaim pasukannya melancarkan serangan udara secara tidak sengaja terhadap rombongan tersebut. Serangan Israel yang terjadi di Deir Al Balah, Jalur Gaza Tengah, itu menewaskan tujuh relawan WCK yang berkewarganegaraan Australia, Kanada, Polandia, Inggris, dan Palestina.

“Sayangnya, pada hari terakhir ada kasus tragis di mana pasukan kami secara tidak sengaja melancarkan serangan yang menyasar orang-orang yang tidak bersalah di Jalur Gaza,” ucap Netanyahu dalam jumpa persnya seusai menjalani perawatan di rumah sakit setelah operasi hernia.

“Hal seperti ini terjadi dalam perang, kami akan menyelidikinya sampai akhir. Kami telah melakukan kontak dengan pemerintah-pemerintah negara terkait dan kami akan melakukan segalanya agar hal seperti ini tidak terjadi lagi,” paparnya menambahkan seperti dikutip AFP.

WCK merupakan organisasi non-profit berbasis di Amerika Serikat yang didirikan oleh chef asal Spanyol, Jose Andres, pada 2010. Organisasi kemanusiaan ini fokus memberikan bantuan makanan ke tempat konflik dan bencana.

WCK telah mengoperasikan 65 dapur di seluruh Gaza. Mereka juga telah menyajikan puluhan juta makanan sejak Israel melancarkan agresi ke Palestina pada Oktober 2023.

Imbas insiden ini, WCK memutuskan menghentikan sementara seluruh operasi kemanusiaan di Gaza setelah merasa turut menjadi target serangan Israel.

Sementara itu, juru bicara militer Israel, Laksamana Muda Daniel Hagari, sebelumnya mengatakan telah berbicara dengan sang koki selebriti, Jose Andres, untuk menyampaikan “belasungkawa terdalam” mereka.

Dia mengatakan penyelidikan akan dilakukan oleh Mekanisme Pencarian Fakta dan Penilaian Militer Israel, dan “kami akan membagikan temuan kami secara transparan”.

Selain Hagari, Kepala Staf Umum Israel, Herzi Halevi, juga mengatakan akan “secara pribadi meninjau temuan penyelidikan awal malam ini.”

Sejumlah negara sekutu termasuk Amerika Serikat mengecam serangan ini. Gedung Putih mengaku merasa sangat terganggu dengan ulah Israel ini dan telah melayangkan duka cita kepada para korban dan keluarga yang terdampak.

 

(Sumber: Cnnindonesia)

Beri Komentar