free hit counters
 

Khalid Bin Walid, Sepupu Umar Bin Khattab, Penghancur Uzza

Redaksi – Senin, 17 Jumadil Awwal 1438 H / 13 Februari 2017 16:15 WIB

perangjihadEramuslimPlasa- Khalid bin Walid, jenderal perang Islam berjuluk “Saifullah Al-Maslul (pedang Allah yang terhunus)”. Reputasinya sebagai seorang jenderal ditakuti dan dikagumi lawan-lawannya. Namun selain kehebatannya sebagai seorang panglima perang, kaum muslimin juga banyak membicarakan hubungannya yang kurang harmonis dengan Umar bin Khattab. Krisis kepercayaan dengan sang sepupu berakhir dengan diberhentikannya Khalid Bin Walid dari kemiliteran, hal yang membuat hatinya menjadi galau.

“Aku berjuang dalam banyak pertempuran mencari mati syahid, tidak ada tempat di tubuhku melainkan memiliki bekas luka tusuk tombak, pedang atau belati, namun inilah aku, mati di tempat tidur seperti unta tua mati. Semoga mata para pengecut tidak pernah tidur.” – Khalid bin Walid menjelang kematiannya.

Khalid bin Walid (592–642), lahir sekitar tahun 592, ayahnya bernama Walid bin al-Mughira seorang kepala suku dari banu Makhzum (bangsa Quraisy). Di saat itu banu Makhzum bertanggung jawab terhadap masalah perang, mengurus persenjataan dan tenaga tempur. Sesaat setelah dilahirkan, Khalid dikirim ke suku Badui di gurun di mana udaranya masih bersih, segar dan belum terpolusi. di usia lima atau 6 tahun, ia kembali ke Mekah. Di masa kanak-kanak tersebut Khalid juga pernah terserang cacar ringan yang mengakibatkan timbulnya bekas cacar (bopeng) dipipi kirinya.

Khalid bin Walid dan Umar bin Khattab adalah saudara sepupu dan memiliki kemiripan wajah. Keduanya sangat tinggi, Khalid memiliki tubuh yang kuat, bahu yang lebar, badan yang kekar juga berjenggot penuh dan tebal di wajahnya.

Khalid seorang juara gulat, suatu ketika ia pernah adu gulat dengan Umar bin Khattab. Khalid dapat mematahkan kaki Umar.  Khalid juga jago berkuda, dimasa kecil ia juga berlatih menggunakan senjata seperti panah, tombak, dan pedang. Tombak adalah senjata favoritnya.

Penghancur Uzza

Patung Uzza terletak di daerah Nakhlah. Suku Quraisy, Kinanah, dan Mudhar sangat mengagungkannya. Orang-orang yang memelihara dan yang menjaganya adalah Bani Syaiban (yang berasal) dari Bani Sulaim dan merupakan sekutu Bani Hasyim.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus Khalid bin Walid untuk menghancurkan Uzza. Ketika penjaga patung Uzza yang berasal dari Bani Sulaim mendengar bahwa Khalid bin Walid sedang menuju ke sana untuk menghancurkannya, ia segera menggantungkan pedangnya di pundak patung Uzza tersebut. Kemudian ia naik ke atas bukit yang terletak di dekat sana lalu berkata,

“Wahai Uzza, siapkan dirimu, tak ada yang lain selainmu yang mampu menghadang Khalid yang telah siaga. Siapkan dirimu, karena jika engkau tidak membunuh Khalid, niscaya engkau akan ditimpa dosa yang dekat dan tak berdaya.”

Setelah Khalid sampai di sana, ia segera menghancurkan Uzza. Setelah kembali, Rasulullah bertanya kepadanya,

“Apa yang engkau lihat?”

Khalid menjawab, “Aku tidak melihat apa-apa.”

Rasulullah menyuruhnya untuk kembali ke sana. Ketika Khalid sampai ke tempat itu, dari dalam ruangan tempat patung Uzza dihancurkan keluarlah seorang wanita hitam yang menguraikan rambutnya sambil menaburkan tanah ke kepala dan mukanya. Khalid segera mengayunkan pedangnya dan berakhirlah hidup wanita itu. Khalid berkata,

“Wahai Uzza engkau dikufuri dan dirimu tidak suci. Aku lihat Allah telah menghinakanmu.”

Kemudian Khalid menghancurkan rumah (ruangan) tempat patung itu lalu ia ambil seluruh harta yang ada di sana. Setelah itu ia kembali. Ia ceritakan kepada Rasulullah semua hal yang terjadi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Itulah Uzza dan ia tak akan pernah disembah lagi untuk selama-lama…

…….

Artikel ini bekerjasama dengan As Sirah , Kaos Dakwah bertemakan Sahabat.  Syiarkan kisah dan nama nama sahabat Nabi SAW  agar generasi muslim kan akrab dan praktis mengidolakan tokoh tokoh Islam penghuni surga , ditengah gempuran promosi tokoh tokoh idola barat yang tidak jelas karakter dan akhlaknya yang sengaja disebarkan dikalangan muslimin dan generasinya.

Miliki kaos as sirah bertuliskan Khalid bin Walid ,  berikut ini :

Tipe Khalid Bin Walid (KWD 01)

img_20170105_190755

Harga satuan Kaos ekslusif dengan Kualitas Premium Cotton Khalid bin Walid tipe 1 , ukuran S (40-50kg) /M (50-60)/L (60-70)/XL ( 70-85kg) : Rp 130.000/satuan (belum termasuk ongkos kirim)

Bagi yang berminat memilikinya, silahkan hubungi atau kirim sms atau WA ke 085811922988 atau email ke [email protected] dengan menyebutkan nama pemesan,  tipe kaos yang dipesan , kuantiti, dan alamat kirimnya agar kami bisa mengajukan penawaran harganya. ()

Kaos dengan motif Umar bin Khattab :

Kaos dengan tulisan Abu Bakar :

Romantis Banget ! , Ukhuwah Abu Bakar Bersama Rasulullah

Kaos dengan tipe Badar War:

313 Vs 1000 , Kisah Pasukan Badar

Resensi Buku Terbaru

blog comments powered by Disqus