Pegawai Bank Dipecat Karena Pakai Jilbab

Senin, 07/12/2009 13:31 WIB | Arsip | Cetak

Tanty Wijiastuti (36), karyawati BPR Bank Angga Kota Probolinggo dipecat perusahaannya karena mengenakan busana muslimah atau jilbab. Walau sudah berkerja selama 14 tahun, Tanty yang baru 14 hari mengenakan jilbab dipaksa untuk menandatangani surat pengunduran diri.

“Saya dipaksa membuat surat pengunduran diri oleh perusahaan,” ujar Tanty.

Setelah mengenakan jilbab pada 23 Nopember 2009 lalu, pimpinan cabang BPR Bank Angga, Dwi Indrawati memanggil Tanty. Di situ, ia diminta Kepala Cabang tersebut untuk menghadap Dirut BPR Bank Angga pada 26 Nopember 2009. Saat itulah, Tanty dipaksa untuk membuat surat pengunduran diri.

Tanty juga menjelaskan soal alasan pihak perusahaan melarangnya mengenakan jilbab. Perusahaan melarangnya mengenakan jilbab karena 90 persen pemegang saham perusahaan tergolong non muslim.

"Salah satu alasannya katanya begitu," ucap Tanty yang mengancam akan melaporkan kasus itu ke MUI Kota Probolinggo.

Sementara itu, MUI Kota Probolinggo bereaksi keras terhadap pelarangan jilbab di tempat kerja yang dialami Tanty. MUI Kota Probolinggo mengutuk keras kasus tersebut.

"MUI Kota Probolinggo sangat mengutuk pelarangan ini," ujar Ketua MUI Kota Probolinggo, KH Romli Baqir saat menerima pengaduan korban. Senin (7/12/2009).

KH Romli Baqir yang juga tokoh NU itu menjelaskan, secara syar'i memakai jilbab bagi kaum perempuan itu diwajibkan. "Bagi kaum perempuan memakai  jilbab itu diwajibkan. Ini kok malah dilarang," tandasnya.

Itulah sebabnya, menanggapi persoalan yang dialami oleh Tanty Wijiastuti itu, KH Romli Baqir berjanji akan membahasnya dalam rapat internal MUI. "Ini akan kita bahas nantinya," tambah dia. Mnh/detikcom

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Nasional

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang