Wapres: Perbankan Syariah Belum Dimanfaatkan Masyarakat, Pertumbuhannya Masih Rendah

Rabu, 16/04/2008 19:34 WIB | Arsip | Cetak

Pertumbuhan perbankan syariah Indonesia masih rendah, hal tersebut terlihat dari salah satu indikasi belum banyak masyarakat yang memanfatkannya. Wakil Presiden (Wapres) M. Jusuf Kalla pada acara pembukaan Semiloka Mahasiswa dan Kongres ke-7 Forum Mahasiswa Syariah se-Indonesia (Formasi) di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (16/4)

"Belum banyak masyarakat yang memanfaatkan bank syariah, yakni baru dua hingga tiga persen, " katanya.

Menurutnya, pangsa pasar untuk pertumbuhan bank syariah di Indonesia cukup besar namun petumbuhannya masih sangat kecil. Padahal, investasi di sektor perbankan syariah dapat menjadi alternatif pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Wapres mengatakan, untuk meningkatkan pertumbuhan harus ada kepercayaan yang kuat antara bank dan nasabah. "Jika bank untung atau rugi, maka dia harus memberikan hak nasabahnya sesuai kondisi yang dihadapi saat itu. Demikian juga nasabah, harus seratus persen percaya pada bank untuk menyimpan keuangannya, " ujar Kalla.

Selain kepercayaan yang tinggi antara kedua pihak, lanjutnya, perlu ada pemahaman yang benar dan mendalam tentang ekonomi atau perbankan syariah, sehingga pelaksanaannya benar-benar dapat memberikan keadilan dan kemaslahatan umat.

Yang terpenting, Keadilan perlu ditegakkan dalam pelaksanaan ekonomi syariah, mengingat kekayaan yang dimiliki adalah titipan Allah SWT.

"Namun, keadilan itu masih sangat sulit ditegakkan. Lihatlah, negara yang paling kaya di dunia adalah negara-negara Islam, karena sumber-sumber minyaknya, seperti Qatar, Kuwait. Tetapi, negara yang paling miskin juga Islam, seperti Bangladesh, Somalia dan sebagainya, " ungkapnya.

Jika berpegang teguh pada syariah, Wapres mengemukakan, maka seharusnya ada tranfers dana dari kegiatan ekonomi dari negara-negara kaya kepada negara-negara miskin.

"Namun, kenyataannya justru negara-negara miskin itu memberikan `dana`nya kepada negara-negara kaya untuk membeli minyak mentah dunia yang kini harganya makin tinggi, " imbuhnya.

Kalla menambahkan, hasil penjualan minyak mentah dunia, yang kini harganya berkisar 114 dolar AS per barel, justru digunakan untuk membeli senjata dan kemewahan.

Seperti diketahui, Pemerintah menetapkan, peningkatan pangsa pasar bank syariah 1, 7 persen dari total aset bank konvensional menjadi 5 persen pada akhir 2008. (novel/ant)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Nasional

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

Satrio Selamat dari Jantung Bocor

Dari semenjak lahir Satrio, 21 bulan, sudah menderita jantung bocor. Tubuhnya semakin membiru, bapaknya terkendala administrasi untuk mengurus Jamkesmas. Melalui bantuan LKC Dompet Dhuafa dan PT PPA…


Wah Sarung Abak Bicara IB
Tentu sudah penasaran kita melihat  Aksi para bocah Sahibul Menar Beraksi yang ikut andil dalam membedah  langsung perbankan syariah. Hanya tinggal menunggu hari rasa penasa...

Wow, iB Hadir di Film Negeri 5 Menara
Film Negeri 5 Menara merupakan karya anak bangsa yang akan mulai tayang di bioskop-bioskop tanah air mulai 1 Maret 2012 mendatang. Film yang diproduksi oleh KG Production ini ...

BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...


Peluang